Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Tidak Ada Obrolan Pilpres Antara PM Lee Dan Gatot

SELASA, 06 MARET 2018 | 04:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Serangkaian pertemuan dilakukan mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dengan petinggi Singapura, Senin (5/3). Dalam sehari, Gatot menggelar pertemuan dengan Panglima, Menhan, Presiden, dan Perdana Menteri Singapura.

Jenderal Gatot mengawali lawatannya ini dengan menghadiri undangan jamuan makan malam dari Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Letnan Jenderal Perry Lim dan Mrs. Lynn Lim, Minggu malam (4/2).

Pada Senin pagi, mantan KSAD melakukan kunjungan perpisahan atau farewall visit kepada Panglima Angkatan Bersenjata Singapura, Letnan Jenderal Perry Lim di Kantor Kementerian Pertahanan Singapura.


Setelah itu, Gatot menggelar pertemuan dengan Menteri Pertahanan Singapura, H.E. Ng Eng Hen. Pertemuan dengan kedua petinggi ini hanya berlangsung singkat.

Selanjutnya, Gatot datang ke Istana Singapura. Di Istana, ia disambut oleh Presiden Halimah Jacob, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian penghargaan Darjah Utama Bakti Cemerlang atau Distinguished Sevice Order. Pertemuan Gatot dengan Halimah Jacob juga tidak berlangsung lama.

Setelah itu, Gatot melakukan pertemuan tertutup dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Pertemuan ini terbilang lama jika dibandingkan dengan tiga petinggi Singapura lainnya.

Gatot menjelaskan bahwa pertemuan ini hanya memperbincangan seputar keamanan kawasan dan cara menghadapi tantangan yang datang ke kawasan ASEAN.

"Beliau (Lee Hsien Loong) tanya bagaimana negara ASEAN dengan perkembangan Laut China Selatan dan Korea," ujar Gatot kepada wartawan di Shangri-La Hotel, Singapura.

Saat disinggung apakah ada obrolan tentang pilpres di Indonesia dalam pertemuan itu, Gatot menyebut bahwa perbincangan itu tidak ada.

"Beliau tidak singgung itu, hanya hubungan kedua negara saja," tukasnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya