Berita

Dua Lipa/Net

Blitz

Dua Lipa, Diancam Mati Swifties

SENIN, 05 MARET 2018 | 09:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Swifties, fans Taylor Swift mengirim ancaman kematian kepada Dua Lipa setelah pe­nyanyi asal Inggris itu men­gaku mengidolakan Kanye West. Menurut Rolling Stone, Lipa awalnya memenangkan hati Swifties setelah ia kedapa­tan memakai kaus yang meru­pakan pernak-pernik resmi Swift saat melakukan geladi resik di Jerman.

Gestur itu bahkan mendapat perhatian Swift, yang kemu­dian mengatakan, 'Saya sangat gembira' dalam sebuah ung­gahan.

Namun, niat baik dari basis penggemar Swift hilang sebulan setelahnya, saat terungkap bahwa Lipa memilih Kanye West dari­pada Swift di sebuah pertanyaan kuis bergaya 'A atau B.'


"Saya tidak berpikir soal pertikaian mereka," ujar Lipa kepada Rolling Stone men­genai pilihannya itu. "Saya berpikir soal musik mereka, dan Taylor luar bisa, namun saya adalah penggemar musik hip hop sehingga saya mungkin akan memilih Kanye daripada siapa saja," imbuhnya.

Pilihan Lipa itu pun memicu perdebatan di kalangan pengge­mar Swift, yang kemudian membanjiri akun Instagram biduan pelantun New Rules itu dengan emoji ular, dan di banyak kasus, mengharapkan dia mati.

"Mereka mengirimi saya emoji ular selama, seperti, tiga hari berturut-turut. Mer­eka seperti, 'Saya harap kau mati.' Saya seperti, 'Hei! Saya benar-benar tidak mengatakan apa-apa," ujarnya.

Pekan lalu, Dua Lipa me­nyabet beberapa piala di BRIT Awards, termasuk Best Solo Artist. Nama musisi kelahiran 1995 itu memang tengah men­jadi sorotan setelah sejumlah lagunya menjadi hit dan masuk ke dalam nominasi penghar­gaan musik bergengsi. ***

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya