Berita

Foto/Net

Nusantara

PKL Pasar Klender Minta Diperlakukan Sama Seperti PKL Jatibaru Tanah Abang

SENIN, 05 MARET 2018 | 08:59 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Klender, Jakarta Timur, meminta diper­lakukan sama dengan seja­wat mereka di Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Makanya kedatangan Wakil Gubernur Sandiaga Uno disam­but aksi demo pedagang dengan beragam spanduk. Tuntutan PKL agar disamakan seperti PKL Ta­nah Abang menghiasi jalannya unjuk rasa. Mereka meminta Pasar Perumnas Klender diatur seperti jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Tanah Abang aja bisa kok, masa di sini nggak bisa," kata salah satu pedagang.


Pedagang PKL menilai peng­gusuran yang dilakukan Pem­prov DKI Jakarta sangat tidak adil. Pasalnya, karena setelah penggusuran muncul lagi PKL baru yang kembali berdagang di pelataran parkir pasar dan badan jalan.

"Kalo digusur jadinya gitu tuh, percuma. Pasti PKL baka­lan ada terus selama ada lahan kosong," ujar mereka. "Kami minta disediakan lahan seperti di Jatibaru," ujar pedagang itu.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menyebutkan pe­nutupan jalan tersebut untuk di­gunakan PKL berdagang hanya sementara saja. "Juga seperti di Jatibaru, itu juga sementara. Karena itu jangka pendek," kata Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Menurutnya, penutupan jalan Jatibaru Raya untuk digunakan sekitar 373 PKL hanya merupakan solusi penataan Tanah Abang dalam jangka pendek. Pemprov DKI telah menyiapkan konsep penataan Tanah Abang dalam jangka menengah. Rencananya konsep ini akan di-launching Maret ini.

Antara lain yang akan di­lakukan dalam konsep penataan Tanah Abang jangka menengah ini adalah mengembalikan Jalan Jatibaru Raya ke fungsi awal­nya. Yakni sebagai jalan yang digunakan kendaraan bermotor pribadi maupun umum.

"Karena itu jangka menengah­nya yang ingin kita launching bulan Maret ini, harapan kita, Jalan Jatibaru juga bisa kita kembalikan fungsinya sebagai jalan. Itu saja yang menjadi harapan kita,"  ujarnya.

Seperti diketahui, dalam kon­sep penataan Tanah Abang ta­hap II yang rencananya akan diresmikan Maret ini, Pemprov DKI akan memindahkan Blok G di Pasar Tanah Abang yang sekarang ini sudah sepi, baik dari sisi pengunjung dan pedagang. Bahkan banyak pedagang Blok G yang kembali berdagang di pinggir jalan.

Kemudian akan membangun gedung baru Blok G di lahan milik PT KAI yang berada di ka­wasan Stasiun Tanah Abang. Ke­mudian, lahan Blok G eksisting akan dibangun rusun terpadu.

Selain itu, melakukan rekayasa arus lintas para pengguna kereta api yang turun di Stasiun Tanah Abang. Kalau sekarang mereka turun di bawah menuju pasar, sehingga membuka peluang ter­jadi interaksi dengan PKL. Maka nantinya, pengguna transportasi kereta akan menyeberang dengan menggunakan skybrigde yang menghubungkan langsung ke Blok A, B, F dan G. ***

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya