Berita

Charles Honoris/RMOL

Nusantara

Anies Tidak Hadir Di Acara Cap Go Meh, Ini Kata Panitia

SENIN, 05 MARET 2018 | 02:41 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guberur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak hadir dalam acara Cap Go Meh 2018 di Kawasan Glodok, Jakarta, Minggu (4/3).

Dewan Pembina Penyelenggara Karnaval Cap Gomeh Charles Honoris menjelaskan pihaknya telah mengirim undangan kepada Anies maupun Sandi, namun keduanya tidak bisa hadir.

Menurut Charles bukan hanya undangan acara yang dikirimkan, pihaknya juga mengirimkan permohonan audensi kepada Pemprov DKI Jakarta. Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, acara ini sudah digagas sejak Desember 2017 dan di saat itu pula surat undangan dan audensi sudah dikirmkan ke Pemprov DKI Jakarta.


"Kita sudah undang Pak Gubernur bahkan mengajukan audiensi sebelumnya, tapi tak ada respon dari beliau," ujarnya saat ditemui disela acara.

Charles menduga ketidakhadiran Anies dalam acara tersebut lantaran sudah pernah menghadiri perayaan Cap Gomeh di tahun sebelumnya, sehingga Anies enggan menghadiri kembali.

Meski begitu Charles menepis bahwa ketidakhadiran Anies lantaran berkaitan dengan Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Menurutnya kehadiran Walikota Jakarta Barat Anas Efendi Anies sudah mewakili Pemprov DKI Jakarta.

Acara ini sudah dua kali diselenggarakan di Jakarta, masyarakat Jakarta antusias menikmati acara. Adapun para pejabat yang hadir dalam acara tersebut yakni Menteri Kordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Agum Gumelar, Ketua MPR Zulkifli Hasan,  dan Ketua DPD Oesman Sapta Odang.

Panggung utama Karnaval Budaya Nusantara Cap Go Meh Glodok 2018 berada di depan LTC Glodok. Sedangkan pawai budaya nusantara menelusuri Jalan Hayam Wuruk arah Harmoni, berputar di depan Gajah Mada Plaza dan berakhir di Green Central City.

"Kalau saya lihat warga Jakarta itu butuh hiburan. Sepanjang jalan saya lihat tadi kerumunan orang semua," tutup Charles. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya