Berita

Politik

Ratna Sarumpaet: KPU Harus Berbesar Hati Kalau PBB Menang

SABTU, 03 MARET 2018 | 17:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aktivis senior Ratna Sarumpaet mengimbau kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak ngotot jika Partai Bulan Bintang (PBB) memenangkan gugatan di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"KPU kalau kalah ya harus mengaku salah, harus berbesar hati. Perbaiki keputusan yang tidak meloloskan PBB," kata Ratna saat dihubungi redaksi, Sabtu (3/3).

Hasil sidang adjudikasi penyelesaian proses sengketa pemilu antara PBB sebagai Pemohon dengan KPU sebagai Termohon akan diputuskan pada Minggu besok (4/3). Sebelumnya, KPU tidak meloloskan PBB sebagai peserta Pemilu 2019.


Ratna yakin permohonan PBB yang dikomandoi Yusril Ihza Mahendra akan dikabulkan Bawaslu. Pasalnya, alasan tidak meloloskan PBB dinilai hanya sepele, yaitu administrasi di Kabupaten Manokwari Selatan.

"Yang saya ikuti lewat pemberitaan, (sidang) mengarahkan pada mengabulkan permohonan PBB," terangnya.

Sementara itu, Ratna melihat keputusan KPU yang tidak meloloskan PBB lebih condong bernuansa politik.

"Saya harus mohon maaf mengatakan, apakah PBB tidak lolos karena dekat dengan kelompok Islam, atau mereka takut Yusril mau nyapres. PBB ini partai lama, masa partai-partai baru lolos, PBB tidak?" ungkapnya. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya