Berita

Nusantara

PILGUB SUMUT

Praktisi Simbol Baca Triple 3 Untuk JR-Ance

SABTU, 03 MARET 2018 | 13:58 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Nasib pasangan bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) JR Saragih-Ance akan ditentukan dalam sidang Bawaslu Sumut, hari ini (Sabtu, 3/3).

Bawaslu direncanakan akan membacakan hasil musyawarah gugatan JR-Ance terhadap ketetapan KPU Sumut yang tidak memoloskannya. KPU Sumut hanya meloloskan paslon Edy Rahmayadi-Musa Rajeksahah dan Djarot Saiful Hidayat-Sihar PH Sitorus.

Jika Bawaslu menyatakan bahwa JR-Ance menang atas gugatannya terhadap KPU Sumut, maka jagoan Demokrat, PKB dan PKPI itu akan menjadi paslon nomor urut 3 pada tanggal 3 dan bulan 3 (Maret). Dengan kata lain, JR-Ance "dikelilingi" triple 3.


Menurut praktisi simbol, Maslathif Dwi Purnomo, triple 3 jika dijumlahkan menjadi 9, akan memberi energi positif bagi siapa pun.

"Angka 9 adalah angka yg paling tinggi dalam hitungan nomor. Karenanya angka 9 selalu menjadi incaran. Karena angka itu akan berdampak pada capaian hasil maksud dan tujuan si pemilik angka," kata dia, Sabtu (3/3).

Berdasarkan hitungan ilmu hari, lanjut Maslathif, keberuntungan triple 3 itu tidak akan didapatkan JR-Ance jika pembacaan putusan dilaksanakan pada malam hari. Sebab, pada malam hari, telah berubah menjadi tanggal 4.

"Jumlah 9 bisa jadi memiliki dampak yang sangat positif jika kegiatannya dilaksanakan pada siang atau sore hari. Jika pengumumannya nanti malam, dia sudah berubah menjadi tanggal 4 bulan 3 dan harapan nomor urut 3, jumlahnya menjadi 10. Nah, angka 10 ini kembali ke nol, menurut hitungan Jawa kuno," jelas dia.

Sementara jika penetapan dilakukan pada sore menjelang malam, hasilnya cukup mengkhawatirkan. Dengan kata lain, JR-Ance memiliki peluang 50:50.

Kendati demikian seperti dilansir dari RMOLSumut.com, Maslathif mengingatkan bahwa prediksi tersebut tergantung pada usaha-usaha terbaik yang dilakukan oleh pihak terkait.
 
"Hitung-hitungan angka ini tidak bisa diabaikan, jika prediksinya berakhir negatif, maka masih ada kesempatan untuk menangkal itu," tutupnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya