Berita

Jazilul Fawaid/Net

Nusantara

Pembangunan Fisik Harus Dibarengi Dengan Tadabur Al-Quran

KAMIS, 01 MARET 2018 | 17:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Gerakan Nusantara Mengaji kembali mengajak masyarakat membaca kitab suci Al-Quran. Kali ini, warga Bekasi, Jawa Barat yang diajak ngaji bareng.

Ratusan jamaah yang terdiri dari warga Betawi Bekasi Raya, Padepokan Silat Tradisional Koprek Bekasi, Ikatan Majelis Anak Muda Cabang Bungin, dan FPI Bekasi khusyuk melantunkan ayat-ayat suci secara berjamaah.

Berlangsung di Kelurahan Lenggahjaya, Cabang Bungin, Kabupaten Bekasi, Kamis (1/3), kegiatan ini merupakan media mendekatkan masyarakat dengan agama. Selain pula merekatkan kembali tali persaudaraan antarsesama warga Bekasi.


Koordinator Nusantara Mengaji Jazilul Fawaid mengatakan, kegiatan membaca, mentadaburi dan mengamalkan Al-Quran sangat penting di tengah-tengah gempita globalisasi dan pembangunan fisik. Kegersangan masyarakat dari Al-Quran dinilai sebagai faktor mengapa pembangunan sektor fisik tidak memberikan perubahan signifikan bagi kehidupan masyarakat.

"Indonesia bekerja keras membangun di sana-sini, tapi mengapa belum memunculkan kedamaian, karena kita masih jauh dari Al-Quran," kata Jazilul dalam keterangannya.

Jazilul mengatakan nilai-nilai dan pahala membaca Al-Quran sangat dibutuhkan demi terwujudnya bangsa yang selamat, sejahtera, dan penuh keberkahan. Gerakan Nusantara Mengaji merupakan upaya anak bangsa bermunajat memohon pertolongan kepada Allah agar dijauhkan dari segala bala serta diberi kekuatan mampu mengatasi persoalan bangsa, demi terwujudnya keselamatan, kesejahteraan dan keberkahan.

"Nusantara Mengaji terus mengajak Pak lurah, Bupati, Dirjen bahkan Gubernur untuk terus mengaji bersama. Mari kita sempatkan membaca Al-Quran meskipun hanya sebentar saja. Minimal 30 menit setiap hari," kata dia.

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua Majelis Dzikir Getaran Qolbu KH. Suherman, Kepala Desa Lenggah H Sadih Muhammad Farhan John Ramadhan, Korda Nusantara Mengaji Haikal Fikri, yang tidak lain adalah putra dari dai sejuta umat almarhum KH. Zainuddin MZ. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya