Berita

Badai salju di Irlandia/Xinhua

Dunia

Irlandia Dilanda Badai Salju Terparah Sejak 36 Tahun Terakhir

KAMIS, 01 MARET 2018 | 14:09 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badai salju terparah sejak 36 tahun terakhir menimpa sebagian besar wilayah Irlandia pada Rabu (28/2).

Akibat badai tersebut, seperti dimuat Xinhua, ada lebih dari 400 penerbangan dibatalkan di bandara ibu kota Dublin sehingga menyebabkan ratusan penumpang lokal dan asing terdampar di bandara terbesar di negara itu sementara penundaan dan pembatalan penerbangan juga dilaporkan terjadi di beberapa bagian Irlandia lainnya.

Salju berat juga mengakibatkan penundaan serius dalam layanan bus, trem dan kereta api di banyak daerah, terutama kota berpenduduk padat di Dublin yang memiliki populasi satu juta lebih.


Bukan hanya itu, penutupan jalan, kemacetan lalu lintas dan kecelakaan dilaporkan terjadi di banyak daerah yang terkena badai salju, namun tidak ada kecelakaan lalu lintas fatal yang dilaporkan terjadi dalam badai salju.

Hampir semua sekolah tutup di Dublin dan banyak bisnis ditutup atau dipaksa untuk tutup lebih awal dari jam biasa di kota.

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar, dalam pidato di televisi nasional, mendesak orang-orang di daerah yang terkena salju untuk menghindari semua perjalanan yang tidak perlu.

Rapat koordinasi darurat nasional diadakan oleh pemerintah yang meminta departemen terkait untuk menangani kemungkinan masalah yang mungkin timbul dari badai salju yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Departemen meteorologi setempat telah mengeluarkan peringatan cuaca merah tertinggi untuk daerah-daerah yang terkena dampak paling parah di negara itu dan mengatakan bahwa peringatan merah akan tetap berlaku selama beberapa hari berikutnya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya