Berita

Anton Tabah Digdoyo/Net

Hukum

Polri Serius Tangani Ujaran Kebencian Oknum Pendeta Terhadap Rizieq

KAMIS, 01 MARET 2018 | 10:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Anggota Dewan Pakar Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Pusat, Brigjen Pol. (Purn) Dr. Anton Tabah Digdoyo yakin dan percaya Polri lewat Polda Sulawesi Selatan sedang menangani dugaan ujaran kebencian (hate speech) yang dilakukan oknum pendeta berinisial JB.

Seperti yang viral di media sosial, oknum pendeta JB dari Gembala Gereja Pantekosta Indonesia (GGPI) Kabupaten Gowa Sulsel melakukan ujaran kebencian terhadap Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) M. Rizieq Shihab

"Polisi sangat serius tangani kasus tersebut meskipun kini secara internal sedang dilakukan tindakan oleh Dewan Gereja Pusat dan Daerah karena Dewan Gereja tak sependapat dengan pernyataan oknum JB," kata Anton di Jakarta, Kamis (1/3).


Informasi yang diperoleh Anton, saat ini tindakan hukum sedang terus dilakukan guna  menindaklanjuti ke tingkat penyidikan.

Untuk itu, dia berharap kepada masyarakat agar tetap tenang. Jaga kerukunan karena Polri akan menindak oknum pendeta tersebut secara hukum yang berlaku terhadap kasus hate speech yang ancaman pidananya cukup berat, dengan bukti awal cukup meyakinkan dari video tersebut.

"Kita kawal agar Polri makin profesional adil terbuka dan tidak diskriminatif," ujar Anton.

Dan sebagai senior di Polri, Anton terus aktif berdiskusi dengan pejabat di Polri, semoga hukum bisa berjalan tegak dan adil.

"Karena hukum yang tegak dan adil adalah syarat jayanya sebuah bangsa. Seperti rumus universal, hancur bangsa jika penegakan hukum tidak adil," tutupnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya