Berita

Foto/Net

Bank BJB

Bank BJB Targetkan Kredit Sindikasi Proyek Infrastruktur pada 2018

RABU, 28 FEBRUARI 2018 | 11:27 WIB | LAPORAN:

. Bank BJB menunjukkan kinerja positif yang cemerlang sepanjang tahun 2017 lalu. Hal tersebut dapat tercermin dari total penyaluran kredit yang berhasil tumbuh 11,14% (yoy) dengan nilai mencapai Rp76,4 triliun.

Catatan tersebut menempatkan penyaluran kredit Bank BJB tumbuh di atas rata-rata nasional.

Pertumbuhan signifikan terjadi pada penyaluran kredit komersial yang mencapai 25%. Pertumbuhan tersebut ditunjang oleh proyek pembangunan di sektor infrastruktur yang berasal dari dana APBD dan APBN.


"Target kredit komersial tumbuh 14% di tahun 2018. Bank BJB akan fokus pada proyek infrastruktur karena market share-nya sangat besar," ujar Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan saat Analyst Meeting di Hotel Ritz Carlton Jakarta pada Kamis (15/2/2018).

Sejauh ini, proyek infrastruktur yang berlangsung Jawa Barat dapat terealisasi sebanyak 20%. Bukti bahwa Bank BJB begitu peduli terkait kesejahteraan masyarakat.

Dalam kurun waktu dua tahun terakhir, Bank BJB aktif melakukan pembiayaan pada proyek infrastruktur jalan tol. Diantaranya adalah jalan tol Soreang-Pasirkoja, ruas tol Cikopo-Palimanan, ruas Kanci-Pejagan, ruas Bogor-Ciawi hingga Gempol-Pandaan-Karangjati.

Tidak hanya di Jawa Barat dan Banten, karena Bank BJB turut melakukan pembiayaan pada proyek jalan tol di beberapa provinsi lain seperti Trans Sumatera serta Trans Jawa.

"Kami tertarik membiayai proyek infrastruktur di Jawa Barat karena itu secure. Kami juga terlibat pada ruas tol Trans Jawa yang dimulai dari Jakarta sampai Surabaya. Tentu dengan melakukan analisis dari setiap sindikasi," ujar Direktur Komersial Bank BJB Suartini di tempat dan waktu yang sama.

Sementara pilar bisnis utama Bank BJB yakni kredit konsumer berhasil tumbuh 6,5%. Catatan tersebut menempatkan penyaluran kredit konsumer tetap menjadi captive market dengan dominasi portofolio sebesar 67%.

Selain itu, kredit mikro Bank BJB tumbuh sebesar 33,7%. Di tahun 2018, Bank BJB menargetkan penyaluran kredit mikro tumbuh sebesar 29%. Hal tersebut menunjukan keberpihakan Bank BJB pada kegiatan UMKM.

Ekspansi kredit tersebut secara langsung mampu mendorong Bank BJB menghasilkan laba Rp2,051 triliun, dengan aset mencapai Rp108,4 triliun.

Optimisme menjulang di tahun 2018 lantaran ekonomi Indonesia diprediksi akan mengalami perbaikan yang signifikan. Pandangan tersebut didasarkan pada reformasi ekonomi Indonesia yang akan berkembang secara fundamental dan sistemik.

Proyeksi pertumbuhan lebih moderat akan terjadi pada tahun 2018. Artinya, konsolidasi antara perbankan dan dunia usaha tidak akan seketat tahun 2017 karena permintaan kredit seraya meningkat.

Adapun catatan positif lain yang berhasil dilakukan Bank BJB adalah dapat menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) selama tahun 2017 menjadi 1,51% atau turun 18 basis poin dari tahun sebelumnya.  

Sedangkan total dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun sebesar Rp81 triliun atau tumbuh sebesar 11,2%. Pada tahun 2018, Bank BJB menargetkan pertumbuhan kredit dan DPK sebesar 11% hingga 12%. Sementara untuk fee based income juga mengalami kenaikan sebesar 24,5%. [***]


Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Hubungan Industrial Harmonis Fondasi Penting Tingkatkan Kinerja Pelindo

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:45

Kemhan Renovasi Sekretariat LVRI dan Bedah Rumah Veteran di 19 Provinsi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 05:22

Seribu Lebih Ponpes Kini Bisa Kelola Dapur MBG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:45

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Polisi Tangkap Dua Orang Penghasut di Medsos terkait Pernyataan Prabowo soal Nuklir Iran

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:08

Pengusaha Nasional Didorong jadi Pilar Kedaulatan Ekonomi

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:55

IDCPC sebagai Instrumen Soft Power Diplomacy China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:35

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh Sudah Sampai ke Pemerintah China

Jumat, 07 Agustus 2026 | 03:15

BGN Bidik Percepatan Pembangunan SPPG di Wilayah 3T

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:54

Perbankan Harus Beri Karpet Merah UMKM agar Naik Kelas

Jumat, 07 Agustus 2026 | 02:28

Selengkapnya