Berita

Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Cak Imin Terganjal Isu Suap Dan Pengkhianatan Terhadap Gus Dur

SELASA, 27 FEBRUARI 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan komunitas pendukung secara mantab mengusung Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Meski tidak langsung menyodorkan Cak Imin untuk mendampingi petahana Presiden Joko Widodo, tapi kelihatan arahnya menuju ke sana.

Bagaimana peluang Cak Imin jadi pendamping Jokowi? Analis politik dari Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga mengatakan Cak Imin bisa saja masuk radar Jokowi.


"Kalau kita telusuri jejak Cak Imin ini, Cak Imin bisa saja masuk radar Jokowi, yaitu tokoh muda NU (Nahdlatul Ulama) yang bisa saja merepresentasi kalangan NU, dan berlatar belakang pesantren," ujar Andy kepada redaksi, Selasa (27/2).

Akan tetapi, lanjut Andy, ada dua hal yang bisa mengganjal jalan Cak Imin menuju posisi Cawapres khususnya bagi Jokowi.

"Nama Cak Imin pernah terbawa-bawa dalam kasus suap Dana Optimalisasi Ditjen P2KT Kemenakertrans tahun 2014. Selain itu, Cak Imin merupakan tokoh muda NU yang dinilai beberapa kalangan yang menghianati Gus Dur dalam kisruh PKB," tutupnya.

Saat ini sudah ada lima partai politik yang menyatakan dukungan terhadap pencapresan Jokowi. Lima parpol itu adalah PDIP, Partai Golkar, Partai Nasdem, PPP dan Partai Hanura. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya