Berita

Foto/RMOL

Nusantara

Majelis Tabligh PP Muhammadiyah Launching Buku Jawa Dan Halal Di Thailand

SENIN, 26 FEBRUARI 2018 | 23:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Majelis Tabligh PP Muhammadiyah bekerjasama dengan Selaras Global Amanah (SGA) dan Wardah Kosmetik menyelenggarakan launching dan bedah buku "Jawa dan Halal di Thailand" di Aula PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Senin (26/2).

Buku Jawa dan Halal di Thailand ini ditulis oleh empat peneliti dan penulis perempuan, yakni Marissa Haque-Fawzi, Jaorana Amiruddin, Maya Dania dan Reni Juwitasari.

Pengantar diskusi disampaikan oleh Buya Risma Muchtar, Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah. Sedangkan narasumber antara lain KH. Cholil Nafis, Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, MUI Pusat, Hj. Nurhayati Subaka Direktur Utama/CEO Wardah Konsmetik dan DR. Hj. Marisa Haque-Fawzi sebagai penulis, serta moderator Jaorana Amiruddin juga sebagai penulis.


Buku Jawa dan Halal di Thailand merupakan buku yang lahir dari hasil riset yang menceritakan tentang pengaruh budaya Jawa dan Masjid Jawa yang terletak di Shatorn, Kota Bangkok, yang telah melahirkan seorang intelektual muslim dunia sebagai tokoh penggerak halal di Thailand, yaitu Prof. Assoc. Winai Dahlan, yang tidak lain cucu dari KH. Ahmad Dahlan, pendiri persyarikatan Muhammadiyah yang juga ormas  terbesar di Indonesia.

Buya Risman Mucthar dalam pengantarnya mengatakan bahwa gerakan halal sudah mendunia, dan Thailand sebagai negeri minoritas muslim, memberikan contoh baik dalam pergerakan industri halal.

"Tidak ada salahnya kita belajar dari negeri Thailand," sebut Buya Risman.

Marissa selaku moordinator riset dan penulisan buku menjelaskan bahwa konvergensi dari Science, Technology dan Art yang berbasiskan maqashid syariah merupakan pemikiran mendasar dari Winai Dahlan dalam inovasi teknologi sampai mampu mendirikan The Halal Science Center di universitas tertua dan bergengsi di Thailand, yaitu Chulalongkorn University.

"Semuanya bermula dari masjid Jawa dan hidup dengan folisofi orang Jawa yang menginspirasi beliau untuk menjadi penggerak halal di Thailand. Bagi Prof. Winai Dahlan, Halal is for Everyone," jelas Marissa.

Cholili Nafis menyatakan bahwa buku ini sangat layak untuk dibaca karena memberi informasi tentang perpaduan NU yang padat rasa dan Muhammadiyah yang padat pikir.

"Jadi Prof. Winai Dahlan lahir dari seorang ibu berdarah NU dan seorang ayah yang berdarah Muhammadiyah," jelas Cholil Nafis yang juga mantan aktivis PMII.

Jaorana Amiruddin salah satu peneiliti dan penulis buku sekaligus sebagai Direktur SGA menjelaskan acara tersebut diikuti sekitar 200 peserta, berasal dari beragam unsur seperti aktivis organisasi kemasyarakatan professional, birokrat, dosen, diplomat, guru, mahasiswa dan masyarakat umum lainnya.

"Kita harapkan melalui launching dan bedah buku ini, masyarakat luas mendapatkan banyak informasi terkait dengan budaya Jawa, Masjid Jawa dan Pergerakan Halal di Thailand. Dan sekaligus sebagai referensi dan pemicu untuk bangkitnya industri halal di Indonesia," kata Jaorana yang juga mantan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). [nes]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya