Berita

RMOL

Nusantara

Ketika Menhub Dan Pejabat Malaysia Tak Sengaja Bertemu Di Entikong

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 17:25 WIB | LAPORAN:

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertemu tidak sengaja dengan Deputy Secretary General Ministry of Home Affairs Malaysia Dato Haji Wan Ali Bin Besar pada Jumat kemarin (23/2).

Dua orang penting dari Indonesia dan Malaysia itu bertemu di tapal batas, tepatnya di wilayah Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Menhub Budi dan Dato Haji Wan Ali sama-sama ke tapal batas Indonesia-Malaysia untuk tujuan sama, yakni melihat lebih dekat pembangunan infrastruktur di perbatasan masing-masing negara.


Budi ke Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, sementara Wan Ali memantau pos lintas batas mereka di wilayah Serawak.

Kunjungan Budi ke Entikong dilakukan dengan menggunakan helikopter dari Pontianak. Sesampainya di Sanggau, ia langsung berkeliling memantau sejumlah fasilitas umum yang sudah terbangun di garda terdepan Indonesia tersebut. Budi bangga dengan apa yang sudah dikerjakan pemerintah dalam tiga tahun terakhir, khususnya proses pembangunan di daerah perbatasan.

Keberadaan PLBN Entikong di Kabupaten Sanggau, disebutkan sudah sejalan dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo, utamanya pada Nawacita ketiga yaitu membangun dari pinggiran. Semua kementerian terkait, termasuk Kemenhub bersinergi membangun berbagai fasilitas umum bagi masyarakat perbatasan.

Setelah melihat berbagai fasilitas yang ada di PLBN Entikong, Budi bergerak menyeberang ke Malaysia. Mantan Direktur Utama Angkasa Pura II itu ingin melihat lebih dekat bagaimana fasilitas utama dan fasilitas pendukung transportasi laut di Negeri Jiran. Dry port yang terletak 1 kilometer dari Pos Imigrasi Malaysia disambanginya.

Pada saat itulah, Budi secara tidak bertemu dengan sejumlah pejabat teras Kementerian Dalam Negeri Malaysia yang di saat bersamaan tengah memantau pos lintas batas di wilayah Serawak. Mereka sengaja datang dari Putra Jaya untuk melihat lokasi calon pos lintas batas baru yang akan dibangun Malaysia berhadap-hadapan dengan PLBN Entikong.

Wan Ali yang mengetahui ada pejabat menteri dari Jakarta tengah melakukan peninjauan lantas menyapa Budi dan menggelar pertemuan mendadak. Dari situ pula diketahui jika pemerintah Malaysia berencana membangun Pos Lintas Batas Baru di perbatasan Indonesia-Malaysia di Serawak.

"Jadi orang sini sekarang senang. Anda juga senang datang ke sini. Kita satu rumpun, jaga persahabatan. Kita bangun ini (PLBN) luar biasa. Katanya banyak orang Malaysia mulai datang ke sini," kata Budi dalam pertemuannya dengan Wan Ali di Tugu Garuda yang berjarak 200 meter dari garis perbatasan.

Wan Ali, kata Budi, mengaku cukup terkesima dengan PLBN yang baru dibangun di sisi wilayah Indonesia. Dia sendiri membawa sejumlah pejabat dari Bea Cukai, Imigrasi, dan pemerintah Negara Bagian Serawak untuk melihat situasi perbatasan guna merealisasikan pos lintas batas mereka yang direncanakan dibangun baru.

"Kami juga bawa semua ke sini. Ada custom (bea cukai), ada imigrasi juga, kita bawa juga ke sini (PLBN Entikong). Alhamdulillah ini coincidence (kebetulan). Kita ada musyawarah di sini untuk pembinaan ICU baru. Jadi Insya Allah beberapa lawatan daripada sama-sama maklumat dan penyelarasan pembangunan yang baik," jelas Wan Ali.

Pembicaraan sendiri berlangsung singkat, hanya sekitar 10 menit. Para pejabat kedua negara yang tak sengaja bertemu di perbatasan ini kemudian berfoto bersama, tepatnya di depan Monumen Garuda yang menghadap pos yang dijaga tentara Diraja Malaysia di seberang. [wah] 

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya