Berita

Foto/Net

Politik

Tiga Penjelasan Atas Kejanggalan Pencapresan Jokowi

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 16:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada dua kejanggalan pencapresan PDI Perjuangan untuk Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pilpres 2019.

Pertama, untuk tradisi PDI-P pencalonan ini terlalu dini. Partai pimpinan Megawati Soakarnoputri itu biasanya mengambil keputusan strategis di menit-menit terakhir.

Kedua, pengumuman pencapresan Jokowi dilakukan secara tertutup. Pencapresan Jokowi diumumkan pada forum Rakernas III PDI-P di Bali, Jumat (23/2).


Pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio mengatakan ada tiga hal yang bisa menjelaskan fenomena ini.

Pertama, Jokowi membutuhkan pengumuman ini diawal untuk mencegah elektabilitasnya yang turun terus.

Kedua, PDI-P membutuhkan pendorong atau booster untuk menghadapi Pilkada serentak 2018.

Ketiga, Jokowi mungkin sudah memutuskan bahwa calon wakil presidennya kelak akan berasal dari PDI-P.

"Bila benar demikian hanya tiga nama yang terlintas di benak saya, Budi Gunawan, Prananda Prabowo atau Puan Maharani," demikian Hendri, Direktur Eksekutif Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya