Berita

Foto/Repro

Nusantara

Pernah Sakit Jiwa, Kasus Hukum Emak Penabrak Polisi Tetap Jalan

SABTU, 24 FEBRUARI 2018 | 04:56 WIB | LAPORAN:

Anik Tri Kurniawati (45), ibu yang menabrak dan menggigit Briptu Erlangga Hananda Seto karena tidak terima ditilang ternyata pernah mengalami gangguan kejiwaan.

Meski begitu, jajaran Sat Reskrim Polres Kudus memastikan penanganan perkara ini tetap dilanjutkan sesuai ketentuan.

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno Grandiarso Sukahar menjelaskan saat melakukan pemeriksaan terhadap Anik, pihaknya menemukan riwayat gangguan kejiwaan.


Untuk memastikan hal tesebut, pihaknya membawa Anik ke RSUD dr Loekmonohadi untuk diperiksa kondisi kejiwaannya.

"Kami masih menunggu hasil dari rumah sakit," kata Onkoseno, seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (23/2).

Onkoseno menambahkan, karena hasil pemeriksaan kesehatan jiwa dari RSUD dr Loekmonohadi Kudus belum ada, maka pihaknya tetap akan melanjutkan penanganan kasus ini. Ada dua hal yang dijeratkan polisi kepada Anik Tri Kurniawati. Yakni perbuatan tidak menyenangkan dan melawan petugas yang sedang melaksanakan tugas.

"Sambil menunggu hasil pemeriksaan rumah sakit, kami tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan, perkara tetap lanjut," tandasnya.

Anik yang kini berstatus tersangka penyerangan polisi itu merupakan warga RT 03 RW 05 Desa Jepang Pakis Kecamatan Jati Kabupaten Kudus.

Ia terkenal setelah video aksi gigit tangan yang dilakukannnya viral di sosial media. Dalam video amatir itu Anik melampiaskan emosi kepada Briptu Erlangga dengan menabrakkan sepeda motor hingga menggigit tangan Briptu Erlangga lantaran tidak terima ditilang.

Saat diberhentikan Briptu Erlangga, Anik tidak mengenakan helm. Setelah diminta untuk menunjukkan SIM dan STNK, Anik tidak bisa memberikan dengan alasan dibawa oleh sang anak. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya