Berita

Tanggap Bencana/RMOL

Nusantara

Alia Laksono: Daerah Bekas Banjir Rawan Demam Berdarah

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 19:19 WIB | LAPORAN:

Bencana banjir Jakarta yang terjadi 4 Februari 2018 lalu masih meninggalkan sejumlah pekerjaan rumah bagi warga yang terkena bencana tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP AMPI, Alia Noor Laksono mengaku sudah melihat langsung kondisi wilayah yang terkena dampak banjir, khususnya di daerah RT 05, RT 06 dan RW 08 Kampung Melayu, Jakarta.

"Warga masih terus melakukan pembersihan rumah mereka yang terkena musibah banjir," kata Alia saat menggelar aksi sosial tanggap pasca bencana dengan fogging di Kampung Melayu, Jakarta, Jumat (23/2).


Alia, yang merupakan warga dari Kecamatan Jatinegara mengatakan, fogging dilakukan untuk mencegah terjangkitnya para warga terkena wabah demam berdarah. Kegiatan sosial ini, kata Alia akan terus dilakukan disejumlah titik lainnya, agar para warga memahami betul bahwa dampak buruk dapat terjadi pasca bencana tersebut.

"Saya takut anak–anak kecil, ibu-ibu dan para warga yang tinggal disana, setelah banjir malah kena nyamuk demam berdarah," ujar Alia.

Demam berdarah merupakan penyakit berbahaya yang disebabkan penularan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti yang umumnya menyerang pada musim panas dan musim penghujan. Virus ini menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan pendarahan hingga kematian.

Aliya menjelaskan, untuk mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti pasca banjir di Kelurahan Kampung Melayu maka diperlukan tindakan nyata yaitu fogging atau penyemprotan selokan dan saluran air di sekitaran pemukiman warga korban banjir.

"Diharapkan dengan pelaksanaan kegiatan ini, tingkat penyebaran nyamuk Aedes Aegypti dapat dikurangi secara signifikan. Dan masyarakat yang tinggal didaerah Kampung Melayu bebas dari penyakit demam berdarah," demikian Alia. [san]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya