Berita

Anies Baswedan/RMOL

Hukum

Anak Buah Prabowo Dukung Proyek Rumah Nol Persen Dilaporkan Ke KPPU

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 07:56 WIB | LAPORAN:

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Arief Poyuono sangat mendukung langkah Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) melaporkan dugaan pelanggaran UU 5/1995 tentang Persaingan Usaha dalam program DP Nol Persen ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

"Terkait masalah DP 0 persen sudah benar dan saya mendukung," kata Arief saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL.

Kemarin siang, lima orang anggota KAKI mendatangi KPPU. Lembaga swadaya masyarakat ini menduga ada kecurangan dalam proyek Rumah DP Rp 0 yang diusung Pemprov DKI Jakarta.


Ketua Umum KAKI, Arifin Nurcahyono mengatakan, selain Pemprov DKI, pihaknya juga melaporkan PT Totalindo Eka Persada Totalindo.

Penunjukan PT Totalindo Eka Persada Totalindo sebagai kontraktor program DP Nol Persen  dipertanyakan. Pasalnya, perusahaan konstruksi itu tergolong baru melantai di Bursa Saham dengan kode saham TOPS.

"Patut diduga Dinas Perumahan Pemprov DKI mengarahkan kontraktor Totalindo. KPPU harus memeriksa proses penujukkannya," kata Arifin dalam keterangan persnya.

Arief juga merasa janggal langkah Pemprov menunjuk PT Totalindo Eka Persada bermitra dengan BUMD Sarana Jaya untuk bangun rumah DP 0 persen.

"Sebab yang saya baca dari berbagai media PT Totalindo Eka Persada banyak masalah dalam membangun proyek proyek kerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta selama era Ahok- Djarot ,seperti pembangunan rusun KS Tubun tidak sesuai spek-nya untuk kedalaman pondasi bangunannya, lalu Nagrak Marunda yang tidak tepat waktu penyelesaiannya," jelas anak buah Prabowo Subianto ini.

Menurut dia, seharusnya BUMD Sarana Jaya condong ke perusahaan plat merah, misalkan BUMN Karya yang dinilai jauh lebih profesional dan berpengalaman.

"Karena itu saya sarankan Anies - Sandi pecat aja Kepala Dinas Perumahan DKI Jakarta (Agustino Darmawan)," tegas Arief.[wid]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya