Berita

Spudnik Sujono Kamino (kanan)/Net

Nusantara

Kurangi Impor, Banyuwangi Mulai Kembangkan Bawang Putih

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 04:52 WIB | LAPORAN:

. Kabupaten Banyuwangi mulai mengembangkan lahan baru untuk bawang putih. Saat ini telah ditanam bawang putih di lahan seluas 116 hektar di wilayah Desa Tamansari, Kecamatan Licin, dan akan ditingkatkan menjadi 145 hektar.

"Banyuwangi bisa menjadi sentra baru bawang putih. Kita harapkan ke depan lahannya bisa tambah luas karena potensi pengembangannya juga masih besar," kata Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Spudnik Sujono Kamino di Banyuwangi, Kamis (23/2).

Spudnik senang karena di Banyuwangi berhasil dikembangkan bawang putih yang skala lahannya cukup luas. Apalagi, bawang putih yang ditanam di Banyuwangi memiliki produktivitas yang tinggi, mencapai 15 ton per hektar. Dalam setahun, diperkirakan menghasilkan 4000 ton bawang putih basah.


"Saya optimistis bawang putih cocok di sini dan tumbuh baik. Pengembangan ini didampingi Kementerian Pertanian dan pemerintah daerah," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Spudnik, kini sedang membangkitkan kembali kejayaan produksi bawang putih di Indonesia yang sempat hilang sejak dibukanya keran impor pada 1990. Selama ini mayoritas kebutuhan bawang putih dalam negeri masih dipenuhi melalui impor, seperti dari Tiongkok, Thailand, dan Mesir. Indonesia baru memproduksi bawang putih sebanyak 20 ribu ton per tahun.

"Pemerintah berupaya untuk meningkatkan produksi lokal. Sekarang, Banyuwangi digarap dan rupanya sukses, kayak mimpi saja. Semakin banyak sentra yang dikembangkan, kita bertahap mengurangi ketergantungan impor," kata Spudnik.

Jenis bawang putih yang ditanam di Banyuwangi merupakan jenis lokal lumbu hijau dan lumbu kuning dengan kualitas lebih baik daripada impor. Meskipun ukurannya lebih kecil, rasanya lebih tajam.

Bawang putih di Banywuangi mulai dikembangkan pada November 2017 lalu, bermitra dengan perusahaan swasta. "Panen perdana 4 Maret mendatang. Nantinya hasil produksi akan dipilah, ada yang dijadikan bibit dan ada yang didistribusikan ke berbagai daerah," kata Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi Arief Setiawan.

Pemerintah daerah selama ini aktif mendampingi kelompok tani yang bekerja mengolah lahan bawang putih. Menurut Arief, Banyuwangi mendapatkan beberapa keuntungan dengan dibukanya pertanian bawang putih. Salah satunya penyerapan tenaga kerja.

"Tenaga kerja rutin yang diserap 900-1.000 orang. Jadi ini sangat padat karya sesuai kebijakan Presiden Jokowi," jelas Arief.

Arief menambahkan, pihaknya dalam proses menyiapkan lahan bawang putih untuk dikelola rakyat. "Sedang kami siapkan 25 hektar pertanian bawang putih yang akan dikelola rakyat dengan pendampingan dari kami tentunya," pungkasnya. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya