Berita

Masinton Pasaribu/Net

Nusantara

Ada Cukong Besar Yang Mengendalikan Peredaran Narkoba

JUMAT, 23 FEBRUARI 2018 | 03:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Tingginya peredaran narkoba saat ini patut diduga karena ada cukong besar mengendalikannya. Cukong ini berani meningkatkan operasi peredarannya karena dilindungi orang besar di republik ini.

"Peredaran narkoba ini memang sudah sangat serius. Ketika kami rapat bersama Kepala BNN, Pak Buwas, sudah sinyalir mengenai peredaran narkotika di Indonesia ini. Sinyalemen yang disampaikan Pak Buwas kepada kami, (cukong) ini di-back up orang besar," kata Anggota Komisi III DPR Masinton Pasaribu, Kamis (22/2).

Siapa orang besar yang dimaksud? Politisi PDIP ini tidak menyebutkannya secara detil. Menurut dia, dalam sebuah rapat di Komisi III, ada keterbatasan waktu sehingga para anggota tidak sempat mengeksplor siapa cukong dan orang besar yang mengendalikan narkotika di negeri ini.


"Ada cukongnya, ada orang besarnya. Di samping punya uang besar, dia juga punya relasi ke mana-mana dan punya pengaruh cukup besar. Pokoknya, punya andil besar masukkan narkotika dan back up peredarannya," katanya.

Makanya, tambah Masinton, kendati BNN banyak menangkap dan menindak peredaran, tetap saja penanganan narkoba tidak cukup efektif. Sebab, yang ditangkap aparat hanya bandar-banda kecil dan menengah.

"Agar peredaran narkoba bisa diatasi dengan baik cukong besarnya harus diselesaikan dulu. Makanya, harus diurai semua dan ini tidak bisa hanya mengandalkan BNN. Panglima TNI, Kapolri, dan stakeholders lainnya harus punya concern yang sama," tandasnya. [rus]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Perjalanan Karier Nanik S Deyang dari Jurnalis hingga Pimpin Dewan Pengawas BGN

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:23

Deklarasi Gus Kikin Maju Ketum PBNU Tuai Protes Sejumlah PCNU Jatim

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:13

Pesan Menag di FABC: Sinodalitas Gereja Cermin Musyawarah dan Gotong Royong

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:08

Prabowo Restui Pengunduran Diri Nanik dari BGN, Siapkan Dewan Pengawas Baru

Rabu, 22 Juli 2026 | 10:06

Emas Antam Mulai Naik, Harga Buyback Tembus Rp2,38 Juta per Gram

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Prabowo Puji Keterlibatan Perwira TNI-Polri dalam Penanganan Bencana Sumatera

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:51

Saat Jakarta jadi Jembatan Persaudaraan Asia

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:45

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.913 per Dolar AS Jelang Rilis Suku Bunga BI

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:34

KPK Bongkar Dugaan Penyamaran Aset Bupati Lombok Barat, Pasal TPPU Disiapkan

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:29

Ancaman Houthi Guncang Pasar, Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Juli 2026 | 09:24

Selengkapnya