Berita

Nusantara

Celaka Konstruksi Layang Beruntun, Waskita Karya Akui Lalai

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 18:11 WIB | LAPORAN:

. Direktur Operasi II PT Waskita Karya Tbk, Nyoman Wirya Adnyana, mengakui bahwa ada kelalaian yang dilakukan pihaknya sehingga banyak proyek konstruksi layang mengalami kecelakaan kerja.

"Kelalaian ada pasti. Kami perbaiki, kelalaian itu bukan berarti tidak kami prediksi dari awal," katanya dalam diskusi Forum Merdeka 9 dengan tema "Penghentian Sementara Konstruksi Layang" di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (22/2).

Nyoman menjelaskan bahwa perusahaan jasa kontruksi sebenarnya memiliki standar kerja seperti Instruksi Kerja (IK) dan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diamanatkan Peraturan Pemerintah 50/2012.


Namun, dalam praktiknya, selalu ada kekurangan dalam pembelakukan standar yang ditentukan. Misalnya, pada kasus kecelakaan kerja dalam pengerjaan Tol Bogor-Ciawi. Saat itu, pihaknya berdiskusi dengan pihak ahli dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Apa yang kita teori, ini dulu kejadian, terus kita teorikan, sudah jadi teori lalu kita praktikkan. Selalu seperti itu," tandasnya.

Dia juga mengatakan, permasalahan utama lainnya terletak pada fenomena alam. Di faktor inilah pihaknya lalai memperhitungkan kecepatan angin.

"Kalau menurut saya, misalnya kecepatan angin tadi prediksi hanya 20 Km/ jam, ternyata kejadiannya 30 sampaj 40 km/ jam, ini berbeda lagi," akunya. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya