Berita

RMOL

Hukum

10 Bulan Absen, Novel Masih Pegawai KPK

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 15:53 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan status Novel Baswedan masih pegawai, meski selama hampir 10 bulan absen menjalankan tugas penyidikan.

"Sampai dengan hari ini status Novel Baswedan adalah pegawai KPK di Direktorat Penyidikan sebagai kepala satgas dalam Kedeputian Bidang Penindakan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/2).

Kendati demikian, Febri mengaku belum mengetahui kapan Novel akan kembali bekerja di KPK, mengingat kondisinya yang belum pulih 100 persen.


"jadi posisinya masih sama. Namun kapan mulai efektif bekerja tentu saja tergantung proses penyembuhannya hal yang dekat dan paling besar adalah operasi tahap kedua. Jadi, setelah operasi tahap kedua proses pemulihannya akan dilihat, dan semoga tidak terlalu lama kemudian bisa bekerja di KPK," paparnya.

Menurut Febri, Novel juga masih harus istirahat untuk menunggu operasi tahap dua yang rencananya dilaksanakan April mendatang. Untuk itu dipastikan Novel belum bisa langsung bekerja.

"Proses penyembuhan itu akan berjalan setidaknya sampai beberapa saat setelah operasi tahap kedua dilakukan. operasi tahap kedua dilakukan baru direncanakan sekitar bulan April. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik," jelasnya.

"Semua tergantung pada perkembangan kesehatan Novel karena dokter harus melihat misalnya untuk mata kiri apa jahitannya bisa dibuka, kemarin belum bisa dibuka karena masih butuh waktu karena belum terpenuhi kondisi-kondisinya. Kemudian selaputnya apakah sudah maksimal untuk bisa dilakukan operasi tahap kedua," tutup Febri. [wah]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya