Berita

RMOL

Hukum

Pegawai KPK: Tuhan Pilih Novel Untuk Perangi Korupsi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 15:35 WIB | LAPORAN:

Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku senang dengan kembalinya penyidik senior Novel Baswedan setelah menjalani perawatan lanjutan di Singapura.

Cak Harun yang merupakan perwakilan dari pegawai KPK menilai Novel merupakan manusia yang dipilih Allah SWT untuk memerangi korupsi di Indonesia.

"Jangan berharap ke manusia. Polri, tim penyidik, kapolri hanya wasiat jalan. Engkau adalah manusia terpilih di antara manusia lain. Kenapa Allah memilihmu karena engkau sanggup di mata Allah. Pimpinan, saya dan teman-teman lain belum tentu sanggup," jelasnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/2).


Harun juga memberikan pesan kepada Novel untuk berhati-hati terhadap orang-orang di sekitar yang memiliki maksud lain dengan mendekatinya.

"Akan banyak orang yang numpang tenar dan banyak politisi yang akan coba dekati dirimu untuk numpang tenar. Engkau sudah pintar jadi penyidik KPK 10 tahun. untuk itu berhati-hati lah," ujarnya.

Diketahui, Novel mengalami luka parah pada dua matanya setelah disiram air keras oleh dua orang tak dikenal pada 11 April 2017.

Kondisi mata kiri novel mengalami luka lebih parah sehingga pemulihannya sangat lambat dan perlu dilakukan operasi besar. Sedangkan pada mata kanan kondisinya sudah cukup membaik. Novel dirujuk ke rumah sakit khusus mata di Singapura kurang lebih 10 bulan yang lalu untuk mendapat pengobatan. [wah]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya