Berita

Tanti Rohilawati/RMOLJabar

Nusantara

Dinkes Kota Bekasi, Jamin Klaim Pembayaran KS Selesai Pekan ini

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 13:10 WIB

Dinas Kesehatan Kota Bekasi, bakal menyelesaikan seluruh pengajuan klaim pembayaran kartu sehat (KS) berbasis nomor induk kependudukan (NIK) tahun 2017 oleh pihak rumah sakit swasta senilai Rp 25 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati mengungkapkan, saat ini pihaknya, telah menyelesaiakan pengajuan klaim pembayaran KS sekitar 23 miliar lebih. Kekurangannya, menunggu hasil verifikasi yang dilakukan tim audit independen.

"Saat ini kita sudah menyelesaikan pembayaran klaim kartu sehat senilai Rp 23 miliar, sisanya mudah-mudahan akan selesai pada minggu ini, setelah dilakukan verifikasi data oleh tim verifikator," ungkap Tanti saat ditemui diruang kerjanya, Jalan Ir.H Juanda, Bekasi, Kamis (22/2).


Lebih lanjut Tanti menjelaskan, klaim pembayaran KS berdasarkan kelengkapan berkas yang diajukan pihak rumah sakit. Kemudian, Dinkes, melakukan verifikasi berkas tersebut, sesuai peraturan pembayaran yang telah disepakati.

Karena itu, ketika terdapat berkas klaim pembayaran yang tidak lolos verifikasi oleh petugas audit, maka pihaknya meminta agar rumah sakit bersangkutan, segera melengkapi berkas tersebut, dan diserahkan kembali kepada Dinas Kesehatan selaku pengelola KS.

"Klaim pembayaran yang telah lolos verifikasi oleh petugas, itulah yang akan dibayarkan nantinya melalui kas daerah. Ketika ditemukan ada kelengkapan berkas yang tidak sesuai maka kami menyerahkan kembali kepada pihak rumah sakit untuk segera dilengkapi. Tetapi, kadang berkas klaim pembayaran itu kerap kali terlambat dikembalikan kepada petugas verifikator, sehingga kami seolah dianggap memperlambat proses pembayarannya," tuturnya.

Tanti berharap, para pihak tidak saling menyalahkan terkait proses klaim pembayaran KS. Sebab, Pemerintah Kota Bekasi, bakal membayar seluruh klaim KS. Karena itu, peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, justru lebih baik dan dapat menambah kepercayaan dari masyarakat terhadap rumah sakit itu sendiri.

"Kedepannya, saya berharap semua pihak bisa saling mengkoreksi. Saat ini, SDM kami untuk menangani klaim pembayaran KS sudah cukup. Dan kami berharap agar pengajuan klaim pembayaran KS oleh pihak rumah sakit bisa tepat waktu," demikian Tanti.  [zulfahmi/nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya