Berita

Foto/Puspen TNI

Nusantara

Panglima TNI: Kehadiran Saya Pasca Penyerangan Gereja Santa Lidwina Untuk Beri Keteduhan

TNI Komitmen Terhadap Toleransi
KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 | 00:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerima audiensi Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo didampingi Pastor TNI AU (Sus) Yos Bintoro dan perwakilan panitia Pemberkatan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (21/2).

Panglima TNI didampingi Aspers Panglima TNI Marsda TNI Dedy Permadi, Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah dan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto.
 
Dalam audiensinya, Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo yang juga sebagai Uskup Umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI yang telah menerima kunjungannya.


"Saya mewakili umat Katolik yang ada di Mabes TNI menyampaikan ucapan terima kasih kepada Panglima TNI atas pembangunan Gereja Katolik Bunda Maria Fatima yang berada di Komplek Mabes TNI Cilangkap," ujarnya.
 
Mgr. Ignatius Suharyo juga menyampaikan apresiasi kepada Panglima TNI beserta jajaran Kepolisian dan Ketua DPR RI yang telah mengunjungi Gereja Santa Lidwina Yogyakarta.

"Kehadiran Panglima TNI pasca penyerangan Gereja Santa Lidwina Yogyakarta mendapat apresiasi yang tinggi dari pihak Vatikan, karena kehadiran tersebut dapat meneduhkan dan menyejukan umat Katolik di Indonesia," ungkapnya.
 
Menanggapi audiensi Mgr. Ignatius Suharyo, Panglima TNI seperti dalam keterangan resmi Puspen TNI, menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya ke Mabes TNI Cilangkap.
 
Terkait penyerangan Gereja Santa Lidwina Yogyakarta beberapa waktu lalu, Panglima TNI menyampaikan semoga kejadian tersebut tidak terulang kembali, karena dapat memecah belah umat beragama di Indonesia.

"Kehadiran saya pasca penyerangan Gereja Santa Lidwina Yogyakarta adalah untuk memberikan keteduhan kepada masyarakat dan dukungan kepada Polri untuk menangani dan menyelesaikan masalah intoleransi tersebut, agar tidak berkepanjangan," ucapnya.
 
Panglima TNI menegaskan bahwa TNI sangat komitmen terhadap toleransi antar umat beragama sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia yaitu Bhinneka Tunggal Ika.

"Prajurit TNI selalu diberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan mental dan spiritual sebagai landasan keimanan dalam menjalankan tugas pokok menjaga keutuhan NKRI," ujarnya.
 
Dalam pertemuan tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan bahwa bangsa Indonesia melaksanakan Pilkada serentak pada tahun 2018, dilanjutkan Pileg dan Pilpres pada tahun 2019.

"Mohon doa dari Uskup dan para pemuka agama di Indonesia, agar pelaksanaan Pilkada, Pileg dan Pilpres dapat berjalan aman, lancar dan tertib sesuai aturan hukum yang berlaku, sehingga pesta demokrasi tersebut dapat melahirkan pemimpin yang terbaik untuk bangsa Indonesia," tuturnya.
 
Sebelum melaksanakan audiensi kepada Panglima TNI, Uskup Agung Jakarta Mgr. Ignatius Suharyo menandatangani Prasasti Pemberkatan Gereja Bunda Maria Fatima sebagai tonggak sejarah dimulainya peribadatan di Komplek Mabes TNI Cilangkap, dilanjutkan memimpin ibadah Perayaan Ekaristi Pemberkatan Gereja tersebut agar dapat digunakan sebagai sarana peribadatan dan pembinaan umat Katolik. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya