Berita

Net

Nusantara

Teror Di Pesantren, Fatayat Imbau Masyarakat Jangan Terprovokasi

RABU, 21 FEBRUARI 2018 | 22:10 WIB | LAPORAN:

Menyikapi maraknya sejumlah aksi teror terhadap ulama dan pondok pesantren, Pimpinan Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama (PP Fatayat NU) meminta masyarakat tetap tenang dan memercayakan penanganan kepada aparat berwenang.

"Siapapun pelaku teror harus bertanggung jawab atas keresahan di masyarakat. Penyelidikan dan penanganannya serahkan dan percayakan pada yang berwenang," jelas Ketua Umum PP Fatayat NU Anggia Ermarini kepada redaksi, Rabu (21/2).

Tak hanya itu, dia juga meminta masyarakat lebih dewasa dan tidak mudah terpancing dengan usaha-usaha kekerasan yang terkesan disengaja.


"Saya percaya masyarakat Indonesia mampu menyikapi isu-isu teror tersebut secara dewasa, dan tidak mudah terpancing kabar-kabar provokatif. Jadi jangan terprovokasi," kata Anggia.

Menurutnya, keberagaman di Indonesia yang terjalin selama ini harus dirawat dan dijaga dengan baik. Sebagai pucuk pimpinan badan otonom Nahdlatul Ulama dalam urusan perempuan, Anggia pun menginstruksikan seluruh kader ikut berkontribusi positif dalam ikut menjaga ketenteraman dan ketenangan masyarakat.

"Kader Fatayat baik yang memimpin majelis taklim, tokoh masyarakat, pejabat di pemerintahan, pengambil keputusan, jamaah yasinan dan tahlil, para da'iyah dan pemuka agama budayakan tabayyun terhadap informasi apapun. Dan jangan mudah ikut share kabar-kabar provokatif di media sosial yang justru dapat menimbulkan perpecahan dan keresahan," demikian Anggia. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya