Berita

Net

Nusantara

HS Dillon: Ancaman Kebhinnekaan Tidak Boleh Dibiarkan

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 20:05 WIB | LAPORAN:

Serangan fisik terhadap tokoh-tokoh agama dan persekusi kepada minoritas keagamaan yang belakangan terjadi menjelang pesta demokrasi di Indonesia harus dicegah.

Tokoh Hak Asasi Manusia (HAM) Harbrinderjit Singh Dillon mengatakan bahwa tindakan-tindakan tersebut tidak boleh dibiarkan terus menerus merongrong bangsa.

"Tak boleh ada pembiaran. Pembiaran itu sama dampak negatifnya dengan perbuatan," katanya dalam jumpa pers di Century Hotel Park, Jakarta, Selasa (20/2).


Dillon merupakan salah seorang dari ratusan tokoh yang hadir untuk mengeluarkan enam seruan moral menjaga dan memperjuangkan kebhinnekaan.

Menurutnya, enam seruan moral tersebut juga merupakan bentuk protes dari tokoh lintas generasi dan lintas agama terhadap pembiaran yang dilakukan para politisi untuk kepentingan jangka pendek semata.

"Jadi ini tidak ada pilihan buat kita, kalau kita sudah menekuni jalan ini kita harus hadir setiap saat. Kalau kita yang sudah punya kemampuan tidak berani ngomong apalagi masyarakat biasa. Jadi, seruan moral ini harus didukung," jelasnya disambut tepuk tangan hadirin.

"Presiden tak boleh hanya dikasih tahu. Jadi, kita tekan dia untuk membuat political capacity untuk kegiatan ini," tegas Dillon. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya