Berita

Nusantara

Interpelasi Anies-Sandi, DPRD DKI Mau Panggil Dulu Kontraktor Tol Becakayu

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 11:27 WIB | LAPORAN:

Belum genap sebulan sejak insiden konstruksi tiang beton Light Rail Transit (LRT) kereta api ringan yang roboh. Dinihari tadi (Selasa, 20/2) kembali kontruksi proyek Pemprov DKI Jakarta di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur juga ambruk melukai tujuh pekerja.

Rentetan insiden ini mendapat sorotan tajam dari legislator Nasdem di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Fraksi Nasdem dan Fraksi PDI Perjuangan saat ini tengah giat mendorong hak interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Wakilnya, Sandiaga Uno.


Bukan semata mempersoalkan kebijakan menutup Jalan Jati Baru, Tanah Abang.  

Ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD DKI Jakarta, Bestari Barus memastikan bukan semata kebijakan Anies-Sandi menutup Jalan Jati Baru, Jakarta yang diprotes para sopir angkot jurusan Tanah Abang. Melainkan kecelakaan konstruksi proyek Pemprov DKI yang marak terjadi belakangan ini akan turut dipertanyakan ke Anies-Sandi.

"Pasti ditanyakanlah itu (dalam penggunaan hak interpelasi). Kita akan bahas dulu, baru kita tanyakan," kata Bestari kepada Kantor Berita Politik RMOL, pagi ini.

Sebelumnya diberitakan, tiang grider Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang berada di dekat Gardu Tol Kebon Nanas, mendadak roboh. Dikabarkan tujuh orang terluka dalam insiden ini.

"Saya kira itu sesuatu yang perlu diaudit ya. Diaudit itu konstruksinya. Dulu juga saya katakan audit konstruksi apakah dilakukan. Karena ini menyangkut keselamatan orang," tegasnya.

Namun terlebih dahulu, lanjut Bestari, dewan memanggil vendor maupun kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut.

"Saya kira ini kita akan panggil lagi vendornya untuk memastikan ini masih layak nggak. Kalau ga ya udah diberhentikan aja itu. Itu gimana sih. Apa barang belum kering sudah dipasang atau gimana ya," pungkasnya.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya