Berita

Emma Stone/Net

Blitz

Emma Stone, Lawan Pelecehan

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 08:47 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kate Winslet dan Emma Stone bergabung dengan seki­tar 200 bintang Inggris untuk menentang pelecehan dan kekerasan seksual. Tuntutan itu dituliskan dalam sebuah surat terbuka yang dirilis pada Minggu (18/2), jelang ajang penghargaan British Academy Film Awards (BAFTA).

Selain kedua artis peraih Os­car itu, surat terbuka itu juga ditandatangani Emma Thomp­son, Kristin Scott Thomas, Keira Knightley dan Saoirse Ronan, sebagai bentuk solidaritas den­gan gerakan Time's Up di Amer­ika dan ajakan berdonasi untuk keadilan para korban.

Surat yang dikirimkan kepa­da surat kabar The Observer itu dibuka dengan kata 'dear sis­ters' seperti dalam pernyataan para artis Amerika bulan lalu saat menyerukan gerakan inter­nasional menuntaskan budaya pelecehan yang terekspos oleh skandal Harvey Weinstein.


"Di masa lalu, kita tinggal di dunia di mana pelecehan seksual adalah lelucon meng­ganggu, bagian yang tidak dapat dihindari dan canggung bagi gadis atau wanita. Hal itu jelas tidak bisa dibahas, apalagi diselesaikan," bunyi surat itu, dikutip AFP.

Surat yang diterbitkan di The Royal Albert Hall, London, diperkirakan akan dilanjutkan dengan gerakan seperti yang dipentaskan di Golden Globes bulan lalu. Para bintang nanti­nya diperkirakan akan turut mengenakan pakaian hitam sebagai bentuk solidaritas dengan para korban dan perla­wanan pada kasus tersebut.

Selain pelecehan seksual, mereka juga menyatakan tun­tutan terkait kesenjangan gaji berdasar gender dan perubahan yang membuat pekerjaan lebih tidak aman.

Sekitar 160 aktivis dan aka­demisi telah menandatangani sebuah surat yang menjanjikan dukungan bagi yayasan baru, untuk membuat tempat kerja aman dan mendukung korban pelecehan. ***

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya