Berita

Sandiaga Uno dan Koesmedi Priharto/Tim Media DKI Jakarta

Nusantara

Wagub DKI Dukung Aplikasi Jakarta Sehat

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 | 07:27 WIB | LAPORAN:

Kesehatan merupakan kebutuhan dasar manusia karena itu pelayanannya pun harus mudah, murah, dan cepat.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Sandiaga Uno mendukung Aplikasi Jakarta Sehat (AJS) segera diwujudkan.

"Saya mengapresiasi sahabat Anies-Sandi yang bersedia membantu Pemprov DKI Jakarta dalam memberikan layanan kesehatan pada warga. Ini merupakan inisiatif, partisipatif, kolaboratif yang luar biasa. Di era kini sudah semestinya pelayanan kesehatan berbasis digital," kata Sandiaga Uno di Balaikota beberapa waktu lalu.


Sandiaga menambahkan, pentingnya big data di bidang kesehatan.

"Big data ini penting juga untuk merumuskan kebijakan dan regulasi ke depan. Kita perlu tahu jumlah lansia, ibu hamil, dan anak berkebutuhan khusus. Seperti sekarang belum ada, kata Sandiaga.

Dalam paparannya saat audiensi dengan Wagub DKI Jakarta itu, Chief IT Bidang Kesehatan Sahabat Anies-Sandi, Budi Setyanto menjelaskan AJS merupakan layanan kesehatan berbasis digital yang mengintegrasikan semua fasilitas kesehatan (faskes) yang ada di DKI Jakarta.

“AJS itu mengintegrasikan semua faskes, meliputi Faskes Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemprov DKI Jakarta, swasta, dan TNI-Polri yang ada di wilayah Jakarta. Digitalisasi layanan kesehatan ini menyongsong era digital dimana 80 persen atau sekitar 10 juta dari 12,5 juta penduduk Jakarta membeli paket internet untuk smartphone miliknya," papar Budi.

Budi meyakinkan AJS ini mudah, murah, dan cepat. Hanya menggunakan smartphone dengan GPS (Global Positioning System) dan internet.

"AJS standby 24 jam setiap hari. AJS juga menjangkau semua lapisan masyarakat terutama kelas menengah ke bawah," imbuh Budi.

Sandiaga juga mengintruksikan agar AJS dapat diluncurkan dalam satu dua bulan ke depan.

"Bungkus (jalankan) program ini (AJS). Koordinasikan dengan JSC dan Dinkes," kata Wagub DKI Jakarta itu.[wid]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya