Berita

Net

Nusantara

Pagar Sentul City Ancam Pusat Pelatihan Ternak Gratis

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 20:24 WIB | LAPORAN:

Persoalan tanah di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat tidak pernah berhenti.

Setelah warga melakukan unjuk rasa menolak penguasaan tanah secara sepihak pada September 2017, kali ini aksi serupa dilakukan Sentul City dengan membangun pagar di lahan seluas 64 hektare. Di mana, seluas 30 hektare di antaranya merupakan pusat pelatihan peternakan gratis.

Septian, salah satu pengurus pelatihan peternakan sapi mengatakan, pemagaran lahan dilakukan pengembang properti Sentul City tanpa pemberitahuan kepada warga.


"Akses jalan ke lokasi peternakan dipersempit, kita kesusahan keluar masuk peternakan," katanya kepada wartawan, Senin (19/2).

Septian menjelaskan bahwa lahan miliknya sudah dikuasai sejak lama dan sedang dilakukan sertifikat dari Badan Peetanahan Nasional (BPN). Menurutnya, dengan pemagaran tersebut telah menggangu aktifitas pelatihan peternakan. Selama ini, peternakan menjadi pusat pelatihan bagi mahasiswa dan pelajar untuk memperdalam ilmu ternak sapi dan kambing.  

"Ada 200 sapi dan 300 kambing yang diternakkan. Semuanya menjadi tempat pelatihan mahasiswa dan pelajar yang berasal dari IPB, UGM, Brawijaya dan kampus lainnya," papar Septian.

Tidak hanya mahasiswa, lokasi itu juga menjadi pusat latihan bersama Pemkab Bogor, di bawah Kementerian Pertanian, bahkan pusat pelatihan peternakan gratis tersebut sudah bekerja sama dengan negara lain seperti Selandia Baru dan Belanda.

"Bulan Juni nanti perwakilan dari pemerintah Belanda mau ke lokasi peternakan kami untuk bekerja sama," kata Septian yang sudah menempati lahan tersebut selama puluhan tahun.

Dia menambahkan, selama ini, sudah mengelola lahan tersebut dan membayar pajak ke negara. Selama ini juga tempat pelatihan peternakan tersebut dikunjungi banyak kalangan pejabat seperti Marzuki Ali, Abdul Latif dan Menteri Agraria Sofyan Djalil.

Salah satu petani bernama Madun mengaku selama bertahun-tahun sudah ikut berternak dengan menanam rumput dan hasilnya bisa membantu untuk keluarga.

"Kami beruntung bisa ikut beternak di tempat ini," kata Madun.

Pihak Sentul City melalui penasihat hukumnya Faisal Farhan mengaku telah meminta warga yang menguasai Blok Pasir Ipis, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang untuk meninggalkan lokasi karena pihaknya mengklaim sudah memiliki sertifikat HGB dan peralihan dari HGU Perkebunan Nusantara PTPN XI. [wah]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya