Berita

Brigjen Pol Mohammad Iqbal/net

Hukum

Polri: Jangan Ada Mobilisasi Massa Ke Bandara Soekarno-Hatta

SENIN, 19 FEBRUARI 2018 | 14:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Mabes Polri menegaskan siapa saja orang atau kelompok masyarakat yang memobilisasi massa ke bandar udara pasti akan ditindak tegas.

"Bandara harus aman, tidak ada konsentrasi massa karena itu objek vital," kata Kepala Biro Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Mohammad Iqbal, di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (19/2).

Iqbal menegaskan, Polri pada prinsipnya akan melakukan pengamanan sesuai prosedur tetap, memastikan Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak terganggu oleh mobilisasi massa.


Sebelumnya, beredar informasi bahwa Wakil Kepala Polri mengadakan rapat dengan para Kepala Polda membahas mekanisme pengamanan terkait kabar kedatangan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Tapi, Wakapolri membantah agenda yang tertuang dalam Surat Telegram dari Kapolri dengan nomor ST/429/II/HUM/.3.5.2./2018 yang viral di media sosial.

"Tidak ada itu (Surat Telegram), agendanya hari ini adalah pengamanan tempat-tempat ibadah dan para tokoh-tokoh agama, ulama dan ustad," tegas Syafrudin di Gedung PTIK.

Santer dikabarkan bahwa Rizieq Shihab akan pulang ke Indonesia pada Rabu lusa (21/2). Kemarin, beredar luas foto tiket pesawat kepulangan Rizieq yang akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta lusa.

Ulama kharismatik itu sendiri masih berstatus tersangka kasus pelanggaran UU Pornografi terkait pesan teks dengan perempuan bernama Firza Hussein

Rizieq Shihab memilih terbang ke Arab Saudi daripada menjalani proses hukum. Ia menyangkal semua tudingan dari penyidik kepolisian. [ald]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya