Berita

Foto/RMOL

Hukum

Tinjau TKP Kecelakaan Bus, Kakorlantas Minta Geometris Jalan Diperbaiki

MINGGU, 11 FEBRUARI 2018 | 23:55 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

RMOL. Kepala Korps Lalu Lintas Mabes Polri Irjen Pol Royke Lumowa memimpin olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas di Tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat, Minggu (11/2).

Olah TKP yang dilakukan Royke dengan tim Traffictext Accident Analisis (TAA) untuk mengetahui penyebab terbaliknya Bus pariwisata PO Premium Fassion.

Kecelakaan tersebut telah merenggut 26 korban jiwa dari penumpang bus dari anggota Koperasi Permata dan seorang pengendara motor.


"Menurut saksi saksi yang ada bawah rem sempat mengalami masalah di sebelum TKP ini," kata Royke.

Setelah melihat keseluruhan lokasi kecelakaan, Royke menjelaskan pihaknya akan menyampaikan rekomendasi kepada pemerintah setempat terkait kondisi geometris jalan di sepanjang Desa Ciater lebih khususnya di turunan Cicenang atau "Tanjakan Emen".

"Kami akan menyampaikan untuk perlu diperbaiki geometris di jalan ini. Kami menghimbau kepada PO bus yang membawa penumpang banyak ataupun angkutan reguler untuk berhati-hati ketika menghadapi turunan ini." ujar Royke.

Bus terbalik pada, Sabtu (10/2). Bus pariwisata bernomor polisi F-7959-AA ini membawa rombongan dari Koperasi Simpan Pinjam Permata, Ciputat, Tangerang Selatan. Sedianya bus ditumpangi 50 orang penumpang, sekitar 26 diantaranya dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan maut tersebut. [nes]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya