Berita

Iwan Dwi Laksono/Net

Politik

JAMAN: Narasi Besar Kemandirian Nasional Sudah Dirumuskan Soekarno

JUMAT, 09 FEBRUARI 2018 | 15:41 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kemandirian nasional merupakan gagasan besar yang harus segera diwujudkan oleh bangsa Indonesia saat ini. Pasalnya, Indonesia akan menjadi negara yang sangat maju dan besar jika mampu menyandarkan dirinya pada kemandirian nasional.

"Kemandirian nasional merupakan konsepsi para pendiri bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur," kata Ketua Umum Jaringan Kemandirian Nasional (JAMAN) Iwan Dwi Laksono, Jumat (8/2).

Iwan menjelaskan, Presiden pertama RI Soekarno telah merumuskan beberapa konsepsi yang yang dapat digunakan untuk mencapai Indonesia yang mandiri dan berdaulat. Konsepsi tersebut antara lain New Emerging Forces (Nefos), Berdikari, dan Manipol USDEK.


"Narasi besar kemandirian nasional ini yang akan kami diskusikan dan rumuskan dalam forum Rapimnas mendatang," ujarnya. Hal ini juga disampaikannya Iwan saat menyampaikan pidato pembukaan Graha Kemandirian, di Jakarta, Kami kemarin.

JAMAN menggelar acara syukuran atas kantor barunya Graha Kemandirian yang beralamat di Cideng Timur No. 51A Gambir, Jakarta Pusat.

"Syukuran kantor kami didoakan oleh dua tokoh agama, ada Kiyai Madeh Maulana dan Romo Hubertus Muda, ada juga stake holder, tokoh masyarakat, dan para pegiat pangan, energi, dan maritim," tandas Iwan.

Selain syukuran, kegiatan tersebut juga merupakan agenda konsolidasi menjelang Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) organisasi relawan Jokowi tersebut.

"Beberapa perwakilan wilayah juga hadir dalam acara ini, ada kawan-kawan dari Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara, ada juga sayap organisasi JAMAN seperti YLBH Kemandirian, Koperasi Kemandirian, JAMAN Bikers, JAMAN Santri, JAMAN Sosialita, JAMAN Perempuan, JAMAN Muda, JAMAN Mahasiswa, JAMAN Kreasi Indonesia, dan lain-lain," papar Iwan.

Selain itu, JAMAN juga mengundang beberapa relawan yang selama ini turut bekerjasama dalam memenangkan Joko Widodo sebagai Presiden.

"Ada juga teman-teman relawan yang akan ikut bekerja sama memenangkan Pak Jokowi sebagai Presiden Indonesia, misalnya Seknas Jokowi, Bara JP, Korni, GN Penegak Pancasila, Ninja, Kawan Jokowi, KSSJ, BADJA Darma, PSI, MAPD, dll," tutur Iwan.

Iwan berharap kepada para relawan Jokowi agar dapat bekerjasama dan bergotong royong dalam mengawal kebijakan pemerintahan saat ini serta memenangkan kembali Joko Widodo sebagai Presiden dalam Pilpres 2019.

"Mari bersama-sama, bergotong royong mengawal pemerintahan saat ini dan berusaha keras untuk memastikan Pak Jokowi dua periode," pungkasnya. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya