Berita

Puan Maharani/Net

Hukum

Kapan Puan Diperiksa? Saut Jawab Diplomatis

RABU, 07 FEBRUARI 2018 | 05:48 WIB | LAPORAN:

. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak memeriksa dan membongkar keterkaitan Menko PMK Puan Maharani dalam proyek pengadaan KTP Elektronik. Menanggapi desakan tersebut, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjawab diplomatis.

"Pembuktian kalau memang harus dikembangkan ke sejumlah nama lain, penyidik nanti yang akan melihat relevan atau tidak," kata Saut saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/2).

KPK bekerja tidak asal-asalan. Saut mengatakan untuk mengembangkan kasus KTP el ke sejumlah pihak, KPK harus mempunyai alat bukti terlebih dahulu.


"Penyidik senantiasa mengembangkan kasus, dengan hukum-hukum,"‎ pungkasnya.

Desakan muncul karena KPK sejak awal hingga saat ini belum pernah memeriksa Puan. Padahal, saat proyek KTP-El bergulir, Puan menjabat sebagai Ketua Fraksi PDIP DPR RI. Dianggap janggal karena komisi anti rasuah memeriksa berkali-kali mantan ketua fraksi lainnya, seperti Anas Urbaningrum dan Jafar Hapsah dari Demokrat, Setya Novanto selaku ketua fraksi Golkar.

Sementara dalam dakwaan Jaksa KPK terhadap Irman dan Sugiharto disebutkan dana terkait proyek KTP el mengalir Rp 150 miliar ke Golkar, Rp 150 miliar ke Demokrat, dan Rp 80 miliar ke PDIP.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya