Berita

Hukum

SBY Kantongi Nama Dalang Fitnah Terhadap Dirinya

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 19:54 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

. Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang diduga menjadi dalang fitnah terhadap dirinya terkait kasus korupsi E-KTP.

Orang-orang itu yang berada di balik kemunculan namanya di tengah persidangan korupsi proyek E-KTP pada tanggal 25 Januari lalu di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

"Saat ini saya tidak mau main tuduh kepada siapapun, meski saya tahu saya mendapat informasi dari sumber yang layak dipercaya," ujarnya dalam jumpa pers di Kantor DPP Demokrat, Wisma Proklamasi, Menteng, Jakarta, Selasa (6/2).


Dari informasi itu, lanjut SBY, ada sejumlah pihak yang menggelar pertemuan jelang persidangan. Pertemuan ini kemudian menjadi cikal bakal tanya jawab antara pengacara terdakwa Setya Novanto, Firman Wijaya, dengan mantan politisi Demokrat, Mirwan Amir, yang menjadi saksi.

"Ada sebuah pertemuan (jelang persidangan) yang dihadiri sejumlah orang dan kemudian patut diduga itu jadi cikal bakal munculnya sesuatu yang mengagetkan di ruang persidangan saat itu," jelasnya.

Meski demikian, Presiden keenam RI itu enggan membeberkan informasi yang didapatkannya ke publik.

"Tapi informasi yang saya miliki ini belum waktunya saya buka ke masyarakat luas. Bisa geger nanti," tambah SBY. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya