Berita

Foto/Net

Hukum

Polisi Gali Keterangan Sekda Kabupaten Tolitoli Terkait Kasus Pertikaian Saleh Dan Abdul

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyelidikan kasus pertikaian Bupati Tolitoli, Sulawesi Tengah Mohammad Saleh Bantilan dengan Wakilnya, Abdul Rahman H Buding telah berjalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Tengah AKBP Heri Murwono menjelaskan untuk melengkapi berkas penyelidikan lima orang saksi telah diperiksa. Adapun pemeriksaan saksi ini untuk mengetahui latarbelakang peristiwa pertikaian.

Dari kelima saksi yang telah diambil keteranganya, diantaranya termasuk Sekretaris Daerah dam Kepala Bagian Humas Pemkab Tolitoli, sementara Wakil Bupati Abdul Rahman Buding juga telah diperiksa.


"Perkembangan sampai dengan saat ini penyidik Polres Tolitoli dalam tahap penyelidikan ini telah melakukan pemeriksaan lima orang saksi. Diperiksa hari Jumat tanggal 2 februari 2018," kata Heri saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (6/1).

Insiden pertikaian bupati dan wakil bupati Tolitoli bermula saat Saleh melantik pejabat Pemkab Tolitoli, Rabu (31/1).

Di Acara tersebut, Abdul cekcok mulut dengan Saleh yang intinya membatalkan pelantikan pejabat di Gedung Wanita Tolitoli. Alasannya Abdul tersinggung karena tidak dilibatkan dalam proses pelantikan pejabat di lingkungan Tolitoli.

Kejadian cekcok mulut itu disusul dengan aksi main kaki yang dilakukan Abdul. Ia menendang gelas dan piring di atas meja ruangan dan memarahi Saleh karena melantik penjabat itu. Merasa terhina karena dimarahi di hadapan warga Tolitoli, Saleh melaporkan Abdul ke polisi. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya