Berita

Paus Fransiskus Dan Erdogan Di vatikan/Telegraph

Dunia

Paus Fransiskus Beri Presiden Turki Hadiah Simbol Perdamaian

SELASA, 06 FEBRUARI 2018 | 10:10 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin Gereja Katolik Roma Paus Fransiskus memberikan simbol perdamaian sebagai hadiah kepada Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam pertemuan awal pekan ini.

pada hari Senin, saat pasukan Turki terus melakukan serangan militer terhadap orang Kurdi di Suriah.

Paus dan pemimpin Turki mengadakan pertemuan selama 50 menit di balik pintu tertutup, di mana mereka membahas situasi di Suriah dan juga pengungsi di Timur Tengah dan keputusan pemerintah Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel, hal yang sama-sama ditentang Vatikan dan Turki.


Ini adalah kunjungan pertama seorang presiden Turki ke Vatikan dalam hampir 60 tahun terakhir.

Setelah pertemuan tersebut, Paus memberi Erdogan sebuah medali perunggu yang menunjukkan seekor malaikat yang merangkul dunia saat bertarung dengan seekor naga.

"Inilah malaikat damai yang mencekik setan perang," katanya kepada Erdogan.

"Ini adalah simbol dunia yang didasarkan pada perdamaian dan keadilan," sambungnya seperti dimuat Telegraph.

Ketika pertemuan tersebut berlangsung, terjadi aksi unjuk rasa di dekat Vatikan terutama mereka yang memprotes serangan kepada kaum Kurdi yang dilakukan oleh pemerintah Turki. Serangan tersebut berujung bentrok. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya