Berita

Hukum

Batal Berangkatkan Jamaah, Biro Perjalanan Umroh Diadukan Ke Bareskrim

SENIN, 05 FEBRUARI 2018 | 17:02 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ratusan orang calon jamaah haji dan umroh yang menggunakan biro perjalanan PT Garuda Angkasa Mandiri mengadu ke Bareskrim Polri akibat gagal berangkat.

Melalui kuasa hukumnya, Zakir Rashidin, para korban berkoordinasi dengan Bareskrim mengingat mereka tidak hanya berdomisili di DKI Jakarta. Diharapkan, Bareskrim dapat menindaklanjuti kasus dugaan penipuan ini.

Dijelaskan Zakir, beberapa calon jamaah sempat melapor ke Polda Metro Jaya. Namun, karena belum juga mendapat kepastian kapan kasus tersebut diusut, akhirnya mereka ke Mabes Polri.


"Korban-korban ini juga sudah pernah melapor ke Polda Metro Jaya. Tadi kami koordinasi karena korbannya enggak hanya di satu wilayah. Ada yang di Jateng, Jabar dan wilayah lain," ujar Zakir di kantor sementara Bareskrim Polri, Gedung KKP, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (5/1).

Zakir mengklaim dipercaya oleh 500 calon jamaah untuk menindaklanjuti kasus penipuan yang ditaksir merugikan uang jamaah senilai Rp 30 miliar.

"Makanya kami laporkan ke Bareskrim karena korban kelelahan. Ada yang sampai meninggal dunia dan gila. Bahkan tukang sayur kumpulkan uang bertahun-tahun untuk umrah tapi dibawa kabur," ucap Zakir.

Bareskrim meminta agar dirinya melalukan koordinasi dengan agen-agen yang menjadi korban biro perjalanan ini. Tujuannya agar membuat laporan tunggal yang akan memudahkan polisi untuk menindaklanjuti.

"Kami diminta lengkapi bukti. Karena yang melapor banyak atas nama pribadi," jelas Zakir usai berkoordinasi di Bareskrim. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya