Berita

Israel/Net

Dunia

Israel Gunakan Pariwisata Untuk Legitimasi Perluasan Permukiman

JUMAT, 02 FEBRUARI 2018 | 13:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah laporan yang diobuat oleh sekelompok diplomat Uni Eropa di Yerusalem al-Quds yang diduduki Israel telah mengungkapkan bahwa rezim Tel Aviv menggunakan situs arkeologi dan pariwisata tersebut untuk membenarkan kehadiran dan perluasan permukiman di lingkungan Palestina di kota suci itu.

Dalam laporan yang diperoleh media Inggris The Guardian, menyatakan bahwa proyek-proyek Israel di Yerusalem Timur al-Quds digunakan sebagai alat politik untuk memodifikasi narasi sejarah dan untuk mendukung, melegitimasi dan memperluas permukiman.

"Yerusalem Timur (al-Quds) adalah satu-satunya tempat di mana taman Israel dinyatakan di pemukiman penduduk," begitu bunyi laporan itu seperti dimuat ulang Press TV.


Laporan tersebut juga menyajikan gambaran suram tentang situasi keseluruhan di Yerusalem al-Quds, merujuk pada marginalisasi warga Palestina, yang merupakan sekitar 37% populasi kota.

"Kota ini sebagian besar tidak lagi menjadi pusat ekonomi, perkotaan dan komersial Palestina dulu," kata laporan tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya