Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Maskapai Ryanair Targetkan Bebas Plastik 2023

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 14:41 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Maskapai penerbangan Ryanair berjanji untuk menjadi maskapai yang bebas plastik dalam lima tahun ke depan.

Langkah ini merupakan bagian dari kampanye perubahan yang sedang berlangsung di internal maskapai.

Pihak Ryanair telah berjanji untuk menghilangkan plastik yang tidak dapat didaur ulang dari operasinya pada tahun 2023. Maskapai ini juga berkomitmen untuk beralih ke cangkir biodegradable, sendok garpu kayu dan kemasan kertas dalam penerbangan.


Kepala petugas pemasaran, Kenny Jacobs, mengatakan rencana lingkungan Ryanair merupkan komitmen pihak maskapai  untuk menghilangkan semua plastik yang tidak dapat diolah dari operasi penerbangan.

"Bukan hanya makanan dan minuman. Kami melihat bagian plastik di dalam pesawat terbang dan apa yang tidak dapat diperbaiki dan bagaimana kita bekerja dengan produsen peralatan asli untuk beralih ke plastik yang lebih dapat didaur ulang di dalam pesawat terbang dan operasi," tambahnya seperti dimuat The Guardian.

Dia mengklaim bahwa Ryanair sudah merupakan maskapai penerbangan terhijau, dalam hal emisi karbon per penumpang, karena 96 persen kursi sekarang dipenuhi armada 737s yang modern dan hemat bahan bakar.

Ryanair juga akan memudahkan penumpang untuk mengklaim kompensasi saat penerbangan ditunda atau dibatalkan. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya