Berita

Salah satu pusat kesehatan yang tutup di Gaza/Time of Israel

Dunia

Krisis Listrik, Tujuh Pusat Kesehatan Gaza Terpaksa Tutup

KAMIS, 01 FEBRUARI 2018 | 10:40 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya tujuh pusat kesehatan di Gaza terpaksa menghentikan layanan karena kekurangan bahan bakar untuk pembangkit listrik.

Kabar tersebut disampaikan oleh Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza pada Rabu (31/1). Juru bicara Kementerian di tersebut yang dipimpin Hamas, Ashraf al-Qidra mengatakan bahwa situasi kesehatan telah memasuki tahap yang belum pernah terjadi sebelumnya karena krisis listrik.

Dia mengatakan tujuh pusat di berbagai wilayah di Gaza akan menghentikan semua layanan karena mereka tidak memiliki bahan bakar untuk menjalankan generator cadangan.


Langkah ini diambil hanya dua hari selang penutupan rumah sakit di Beit Hanoun di Gaza utara karena alasan serupa.

Kurangnya pasokan listrik di Gaza terjadi karena Israel dan Mesir telah mempertahankan blokade Jalur Gaza selama lebih dari satu dekade. Blokade dilakukan dengan dalih untuk mencegah senjata mencapai Hamas, yang telah melakukan tiga perang dengan Israel sejak 2008.

Gaza membutuhkan sekitar 500 megawatt listrik per hari namun menerima kurang dari setengahnya, yang berarti penduduk hanya menerima beberapa jam listrik utama per hari.

Mohammed Thabet, juru bicara perusahaan distribusi listrik di Gaza GEDCO, mengatakan pekan ini jumlah pasokan yang ada di Gaza lebih rendah dari 178 megawatt, padahal permintaan meningkat karena cuaca dingin.

Dimuat Time of Israel, untuk bertahan hidup, rumah sakit dan badan publik lainnya mengandalkan generator bertenaga bahan bakar, namun kekurangan bahan bakar umum terjadi. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya