Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Singapura Geser Posisi China Jadi Investor Terbesar Asia Di Properti AS

SELASA, 30 JANUARI 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Singapura berhasil mengambil alih posisi China sebagai investor terbesar di Asia dalam properti komersial Amerika Serikat.

Hal itu terungkap dalam data terbaru yang dirilis oleh Bloomberg awal pekan ini.

Mengutip data dari Real Capital Analytics dan Cushman & Wakefield di Bloomberg, ini adalah pertama kalinya sejak 2012 Singapura berhasil mengalahkan China di sektor tersebut.


Secara global, Singapura adalah investor terbesar ketiga di properti komersial Amerika Serikat, setelah Kanada dan Prancis.

Pada 2017, perusahaan Singapura menginvestasikan 9,5 miliar dolar AS di real estat Amerika Serikat. Angka itu naik dari 3,3 miliar dolar AS di tahun sebelumnya.

Sementara itu perusahaan China menginvestasikan 5,9 miliar dolar AS tahun lalu. Angka tersebut turun tajam dari 17,3 miliar dolar AS pada 2016.

Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa merosotnya 66 persne investasi China terjadi setelah regulator negara tersebut menindak arus keluar modal.

Dana kekayaan negara Government of Singapore Investment Corporation (GIC) menyumbang hampir tiga perempat dari transaksi di kesepakatan Singapura.

Selain GIC, pembeli properti Amerika Serikat lainnya termasuk pengembang, trust investasi real estat dan perusahaan logistik.

Investasi Singapura di properti komersial secara global meningkat sekitar 40 persen menjadi 28,4 miliar dolar AS tahun lalu, mengalahkan rekor pada tahun 2015. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya