Berita

Hillary Clinton di Grammy Awards 2018/Net

Dunia

Putra Trump Hingga Dubes AS Untuk PBB Kritik Kemunculan Hillary Clinton Di Grammy Awards 2018

SENIN, 29 JANUARI 2018 | 14:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sejumlah orang dekat Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyuarakan ketidaksetujuan mereka terhadap sketsa Grammy Awards yang menampilkan video komedi yang juga dihadiri oleh Hillary Clinton.

Video tersebut menunjukkan Clinton dan beberapa musisi terkenal, termasuk Cher dan Snoop Dogg, membaca penggalan kalimat dari buku "Fire and Fury" karya Michael Wolff yang kontroversial.

Host Grammy James Corden menjelaskan bahwa mereka berharap bisa memenangkan penghargaan untuk album kata lisan terbaik.


Segmen tersebut disiarkan saat momen penghargaan Grammy pada hari Minggu malam (29/1). Dalam video itu, Hillary Clinton membaca sebuah alur terkenal tentang cinta Presiden Trump terhadap makanan cepat saji.

"Dia sudah lama takut diracuni," katanya.

"Salah satu alasan mengapa dia suka makan di McDonalds, tidak ada yang tahu dia akan datang dan makanannya sudah selesai dengan aman," tambahnya.

Penampilannya disambut oleh penonton di Madison Square Garden.

Namun pasca perhelatan tersebut, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley melontarkan kritik melalui akun Twitternya.

"Saya selalu menyukai Grammy tapi meminta para seniman membaca buku Fire and Fury justru membunuhnya. Jangan merusak musik besar dengan sampah. Beberapa dari kita mencintai musik tanpa politik dilemparkan ke dalamnya," tulisnya.

Komentar senada juga dilontarkan oleh putra Trump yakni Donald Trump Jr.

"Membaca kutipan buku #fakenews di Grammy sepertinya merupakan hadiah penghiburan yang hebat karena kehilangan kursi kepresidenan," tulisnya di akun Twitternya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya