Berita

Masjid di Rusia/RT

Dunia

Putin: Pendidikan Muslim Penting Demi Hadang Gagasan Destruktif

JUMAT, 26 JANUARI 2018 | 07:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia akan terus mendukung pendidikan Islam yang memainkan peran kunci dalam mengatasi gagasan destruktif yang menyebar di kalangan pemuda Muslim di negara tersebut.

Begitu penegasan yang disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dalam sebuah pertemuan dengan ulama Muslim teratas negara itu di Kazan pekan ini.

Dia menjelaskan bahwa pihak berwenang Rusia akan pasti mendukung pendidikan Islam melalui universitas dan sejumlah cara lainnya.


Dia menambahkan bahwa pendidikan Muslim di kalangan anak muda sangat penting, karena ada banyak masalah dan gagasan berbahaya di bidang ini.

Kelompok radikal seperti ISIS telah bekerja untuk menyebarkan ideologi mereka dan merekrut anggota baru di kalangan kaum muda di wilayah Muslim Rusia.

"Gagasan-gagasan ini, bahkan yang destruktif, hanya bisa ditangani dengan satu cara, melalui gagasan lain. Mereka, yang dipromosikan dan diajarkan kepada orang-orang di Akademi Teologis, yang diciptakan di sini (di Kazan) dan di akademi dan institusi pendidikan lainnya di Moskow, Ufa dan Kaukasus," kata Putin seperti dimuat Russia Today.

Dalam pertemuan tersebut, Putin menekankan bahwa Islam tradisional adalah bagian penting dari kode budaya Rusia dan bahwa komunitas Muslim merupakan bagian yang sangat penting dari populasi multinasional Rusia.

Menurut sensus 2002, ada 14,5 juta Muslim di Rusia, yang menyumbang sekitar 10 persen dari populasi.

Putin juga memuji organisasi Muslim Rusia atas pekerjaan mereka di tingkat internasional.

"Saya pikir ini adalah bidang aktivitas yang sangat menarik dan sangat penting. Tidak mengherankan jika Anda sedang mendapat bantuan dan dukungan," katanya. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya