Berita

Politik

Warga Muhammadiyah Tidak Boleh Apatis Dalam Politik

SENIN, 22 JANUARI 2018 | 09:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Metro Lampung menyelenggarakan sarasehan dan dialog dengan tema Berakhlak dan Berukhuwah Dalam Muhammadiyah Menuju Kader Bangsa, Minggu (21/1).

Bertempat di Masjid Baitulrizqi, Kota Metro Lampung, narasumber dalam sarasehan tersebut adalah Anggota DPR RI Fraksi PDIP Endro Suswantoro Yahmandan Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus PP Muhammadiyah Faozan Amar. Tampak juga hadir, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung Marzuki Noor.

"Sarasehan ini merupakan bentuk kepedulian IMM Kota Metro menjelang Pilkada. Sehingga kader-kader IMM memahami akhlak politik dalam membangun ukhuwuh menuju Indonesia yang berkemajuan" ujar Ketua PC IMM Kota Metro Harbi Gemeli Putra dalam keterangannya, Senin (22/1).


Menjelang Pilkada Gubernur Lampung, Endro S Yahman berpesan agar jangan memilih pemimpin berdasarkan iming-iming tapi berdasarkan prestasi kerja.

"Sebab, di Lampung ini dalam berpolitik masih banyak memilih yang bayar bukan karena prestasi kerjanya. Karena itu tugas adik-adik IMM adalah ikut memberikan pendidikan politik kepada kalangan terpelajar dan mahasiswa," ujar anggota Komisi II DPR ini.

Sementara itu Faozan mengatakan, Indonesia dengan jumlah penduduk 267 juta jiwa terdiri dari 714 suku dan lebih dari 1100 bahasa lokal, merupakan anugerah dari Allah. Karena itu, ukhuwah sangat penting bagi keutuhan NKRI. Tahun 2018 ini akan ada 171 pilkada tingkat provinsi, kabupaten dan kota.

Warga Muhamadiyah diimbau perlu mengambil bagian dan tidak boleh apatis dalam kehidupan politik melalui berbagai saluran secara positif sebagai wujud bermuamalah dengan prinsip akhlak Islam dengan sebaik-baiknya dengan tujuan membangun masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

"Jika warga Lampung tidak puas dengan kepemimpinan gubernur sekarang, ayo susun kekuatan dan pilih calon yang berprestasi memajukan daerahnya. Hal ini sesuai dengan Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Faozan.

Sarasehan diikuti lebih dari 100 orang yang berasal dari mahasiswa dan Angkatan Muda Muhammadiyah se Kota Metro. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya