Berita

Hukum

Suap Perkara Cabul Saiful Jamil, JPU Terima Duit Hakim Rekreasi

SELASA, 16 JANUARI 2018 | 17:27 WIB | LAPORAN:

Mantan Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Rohadi membeberkan adanya penyuapan dari Samsul Hidayatullah oleh oknum Jaksa Penuntut Umum dalam perkara tindak pidana pencabulan yang menjerat artis Saiful Jamil.

Dia berharap, upaya penyuapan tersebut juga diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Iya jadi dulu saya untuk keterlibatan JPU yang menerima suap Rp 300 juta dari Samsul Hidayatullah untuk perkara Saipul Jamil kasus pencabulan itu saya mohon juga diusut. Hakimnya yang menerima rekreasi uang dari Saipul Jamil plesiran ke Solo sama harus keadilan," kata dia di Gedung KPK Jakarta, Selasa (16/1).


Jaksa yang dimaksud adalah Wempi dan Johnsen yang menangani perkara Saipul Jamil. Mereka menerima aliran dana berdasarkan dari keterangan Berthanatalia (eks pengacara Saipul Jamil) dan Samsul Hidayat (kakak kandung Saipul Jamil).

"Uang diterima dengan sandi gong terminal sudah menerima dana Rp 300 juta. Uang itu (diberikan) langsung tanpa transfer," jelas Rohadi.

Dia menambahkan, masalah penerimaan uang tersebut juga sudah dibuka dalam persidangan. Karenanya, hal itu perlu diusut.

"Kan ada di persidangan sadapan itu. Sudah sandi gong terima, itu biar sama keadilan," demikian Rohadi.

Rohadi diperiksa sebagai tersangka terkait sangkaan gratifikasi dan pencucian uang. Namun dalam kasus lain, Rohadi sudah divonis 7 tahun penjara karena menerima suap untuk perkara Saipul Jamil.

Sebagai PNS dengan gaji Rp 8 juta per bulan, Rohadi bisa memiliki 19 mobil, rumah sakit hingga hotel. Asal-usul kekayaan Rohadi mulai terbongkar saat ia ditangkap KPK sedang menerima suap dari pengacara Saipul Jamil yang bernama Berthanatalia.

Pada Kamis, 25 Agustus 2016, KPK menggeledah sejumlah lokasi di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat yaitu rumah pribadi Rohadi di Cikedung, sebuah rumah di Desa Cikedung, sebuah rumah di Kampung Lungadung, sebuah rumah di Tarikolot, kantor Kecamatan Cikedung.

Kemudian ada pula lokasi yang digeledah di Jakarta Utara yaitu di apartemen di daerah Kelapa Gading. Hasil penggeledahan itu, KPK menyita dokumen, barang elektronik dan mobil Toyota Yaris.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Bripda Nopandri Anggota Polres Katingan Ditemukan Wafat Usai Gerebek Bandar Narkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 | 22:06

GreenBus Pertamina, Ajak Generasi Muda Belajar dari Kampung Hijau Cemara

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:46

Aipda Endang Karyana Gugur usai Tertabrak Tugas di Tol Joglo

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:39

Bank Mandiri Taspen Gelar Appreciation Night Bersama Media di Pantai Sanur

Sabtu, 04 Juli 2026 | 21:10

Kapolri Pimpin Sertijab Enam Kapolda dan PJU Mabes

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34

Ulang Tahun, Dasco Ucapkan Selamat untuk Nadiem Makarim

Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:08

Terus Ada, Ada Terus, BNI Hadirkan Ragam Promo Spesial 80 Tahun Pengabdian

Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:44

Partai Demokrat Ajak Publik Terlibat Tentukan Logo HUT ke-25

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:52

Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate, Ini Jadwalnya

Sabtu, 04 Juli 2026 | 18:25

KAI Group Angkut 258,99 Juta Penumpang di Semester I 2026

Sabtu, 04 Juli 2026 | 17:57

Selengkapnya