Berita

Foto/Net

Hukum

Berstatus Tersangka KPK, Izin Praktik Bimanesh Belum Tentu Dicabut

SENIN, 15 JANUARI 2018 | 02:16 WIB | LAPORAN:

Status hukum dokter Bimanesh Sutarjo tidak membuat izin praktik dokter dokter RS Permata Hijau itu dicabut.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Jakarta Utara, dr Dharmawan Ardi Purnama menjelaskan untuk mencabut izin praktik seorang dokter perlu dilakukan rapat dewan etik.

Menurut Dharmawan, dalam rapat dewan etik tersebut jugalah yang menentukan sanksi kepada Bimanesh jika terbukti melangar etik.


"Sanksi bisa bervariasi, bergantung pada tingkat kesalahan orang tersebut, mulai dari teguran dan yang terburuk, izin praktik dicabut," ujar Dharmawan saat acara diskusi di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta Pusat, Minggu (14/1).

Lebih lanjut, Dharmawan menjelaskan pencabutan izin praktik bisa bersifat sementara waktu atau bersifat permanen, hal ini tergantung dari tingkat pelanggaran etik yang dilakukan seorang dokter.

"Jadi semua itu tergantung rapat dewan etik, apakah sikap dokter ini dianggap etik atau tidak etik," ujarnya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Bimanesh Sutarjo sebagai tersangka lantaran dianggap menghalangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik.

Bimanes saat ini telah menjadi tahanan KPK, Ia ditahan di Rumah Tahanan KPK Guntur selama 20 hari pertama sejak Jumat (12/1). Sejauh ini IDI masih memeriksa dugaan pelanggaran kode etik profesi yang dilakukan dokter itu. [nes]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya