Berita

Foto/Net

Nusantara

PILKADA BALI

Sekjen Golkar: Pasangan Mantra-Kerta Aspirasi Masyarakat Bali

SELASA, 02 JANUARI 2018 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Partai Golkar bersama enam partai lain telah membentuk Koalisi Rakyat Bali (KRB) menyongsong Pilkada Bali 2018. Selain Golkar, partai koalisi lainnya adalah Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PKS dan PBB.

Ketua KRB yang juga sebagai Ketua Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar Wilayah Bali, NTB dan NTT, A Bagus Adhi Mahendra Putra mengatakan koalisi ini merupakan yang pertama kali terjadi di Bali.

"Kesempatan ini kita gunakan untuk mengamankan sekaligus memenangkan helatan Pilgub dan Pilkada di Bali," ujar Gus Adhi  didampingi Sekjen DPP Golkar Idrus Marham, Sekretaris DPD Gokar Bali Sugawa Kori beserta jajaran pengurus golkar lainnya, di Jalan Surapati Denpasar, Bali, Senin kemarin (1/1).


Dalam kesempatan ini, Idrus Marham juga memaparkan tugas dari ketua umum untuk mengesahkan kebijakan partai terkait Pilkada Bali mendatang.

"Seperti diketahui sebelumnya DPP Partai Gokar telah menugaskan Saudara Sudikerta sebagai calon gubernur pada Pilkada 2018, namun dalam perkembangan dan setelah dilakukan kajian dan pertimbangan maka DPP Partai Golkar telah mengambil suatu kebijakan menugaskan I Ketut Sudikerta dalam helatan pilkada mendatang sebagai Wakil Gubernur mendampingi IB Rai Dharmawijaya Mantra sebagai Calon Gubernur," sebut Idrus.

Idrus beralasan, pertimbangan menempatkan Sudikerta dalam posisi dua bukan tanpa sebab. Pasalnya, Golkar lebih mementingkan kepentingan masyarakat Bali. Ketika kepentingan masyarakat Bali sebuah panggilan maka pada saat itu kepentingan kelompok apalagi kepentingan pribadi harus bisa ditekan dan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat Bali.

"DPP Partai Golkar memandang, pasangan ini muncul karena adanya aspirasi masyarakat Bali, jadi bukan hanya partai-partai koalisi dan karena itu kami memandang ini panggilan pengabdian untuk masyarakat Bali," sebutnya.

Kalau sudah begini menurut Idrus, bukan lagi persoalannya posisi satu atau dua tetapi inilah bentuk pengorbanan Golkar. Idrus menambahkan, ketika panggilan untuk kepentingan masyarakat Bali, maka Golkar mengedepankan itu.

"Saya kira itu pertimbangan yang menjadi kebijakan partai, meski banyak persoalan melilit partai lain yang mengedepankan kelompoknya," imbuhnya.

Ditambahkan Idrus, Golkar lebih mengambil porsi pada kepentingan masyarakat luas bukan kelompok atau pribadi. Kemudian disebutkan pasangan Mantra-Kerta menjadi perekat dari seluruh partai partai yang ada menjadi satu koalisi besar.

"Koalisi besar ini merekatkan kepentingan masyarakat Bali. Kita melihat itu sebagai wujud gotong royong kebersamaan serta persatuan," ucapnya.

Selain itu, menurut Idrus, dalam paradigma Golkar selalu memperhatikan bagaimana mewujudkan ide dan gagasan apa yang telah digariskan partai. Ketika semua sudah menyatu dalam ide dan gagasan semua mesti diikuti tanpa terkecuali.

"Kami berkeyakinan Sudikerta kader militan, berpengalaman dan kader yang sudah menunjukkan pengorbanannya akan taat pada aturan partai," katanya sembari menambahkan, dalam dua tiga hari kedepan akan ada rekomendasi dari DPP kepada Ketut Sudikerta. [rus]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya