Berita

Maneger Nasution/Net

Politik

7 Dari 10 Kasus HAM Berat Belum Tersentuh Di Zaman Jokowi

JUMAT, 29 DESEMBER 2017 | 06:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo memiliki catatan merah dalam penanganan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu. 

Sebab, dari 10 pelanggaran HAM masa lalu yang diajukan Komnas HAM, masih ada 7 kasus yang belum mampu diselesaikan di masa Jokowi.

Direktur Pusdikham Uhamka Maneger Nasution mencatat ada 10 kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang sudah direkomendasilan oleh Komnas HAM kepada Kejaksaan Agung.


Kasus itu antara lain,  Tanjung Priok (1984); Timor Timur (1999); Abepura, Papua (2000);  Wasior dan Wamena, Papua (2000); Talangsari, Lampung (1989), Kasus 1965-1966; Petrus (1982-1985); Trisakti dan Semanggi 1 dan 2 (1998); Kerusuhan Mei 1998; dan penghilangan orang secara paksa (1997-1998).

"Ada 3 kasus atau 30 persen yang sudah diselesaikan oleh rezim sebelum Jokowi-JK, yaitu Tanjung Priok. Abepura, dan Timtim. Sementara sampai 3 tahun rezim Jokowi-JK belum ada tanda-tanda penyelesaian komprehensif," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (29/12).

Artinya, sambung dia masih ada 7 kasus lagi kasus pelanggaran HAM berat masa lalu yang belum diselesaikan.

"Dalam konteks ini rezim Jokowi-JK belum memenuhi janji politiknya, Nawacita," tutup wakil ketua Majelis Hukum dan HAM PP Muhammadiyah itu. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya