Berita

Politik

Mentan Amran Ingin Kesejahteraan Petani Terjamin

RABU, 27 DESEMBER 2017 | 21:36 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Usai melakukan kunjungan kerja di Desa Atulano, Menteri Pertanian (Menpan) Amran Sulaiman langsung mengunjungi Desa Pumborea didampingi Asisten Teritorial (Aster Kasad), Kasdam, Gubernur, Bupati, Dandim, Dinas Pertanian se-Sultra dan Anggota DPR RI.

Dihadapan para petani, Mentan Amran mengatakan, setelah swasembada padi, jagung, bawang dan cabai. Kita mendorong untuk perkebunan dan hortikultura.

"Ini perintah bapak Presiden dan bapak wakil presiden. Kita mendorong hortikultura dan perkebunan. Kita dorong karena potensi besar Indonesia," ujar Mentan Amran di Desa Pumborea, Kecamatan Lamandia, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Rabu (27/12).


Mentan Amran menuturkan, 500 tahun yang lalu Indonesia didatangi oleh orang-orang Eropa, Belanda dan seterusnya hanya karena kita kaya dengan rempah-rempah.

"Kita kembalikan kejayaan ini kedepan. Itu mimpi besar kita. Kita menganggarkan kurang lebih 2,7 triliun, tahun lalu 2,4, totalnya 5,5 triliun untuk membeli benih bibit," jelasnya.

"Alhamdulillah. Kami juga bersyukur Kolaka ini Sulawesi Tenggara. Dulu tanam jagung hanya 10 ribu. Sekarang 90 ribu. Kalau 90 ribu kali produksi 7 ton. Itu bisa menghasilkan 1,9 atau 2 triliun rupiah," sambungnya.

Menurut Amran, tanpa bibit yang baik, tidak akan ada produksi yang baik. Tapi dengan catatan harga harus baik. Ini baru jagung. Petani bisa sejahtera.

"Saya sudah perintahkan Bulog. Langsung ditangani. Nggak boleh ditawar. Itu harus harga 3,150. Kami sudah perintahkan kadis, Bulog harus beli. Karena kita ingin petani ini terjamin kesejahteraannya," pungkas Amran.[dem]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya